Hari Pertama Masa Transisi, Gresik Umumkan 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Kompas.com - 09/06/2020, 21:34 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

GRESIK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gresik mengumumkan tambahan 19 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada hari pertama penerapan masa transisi setelah pembatasan sosial berskala besar berakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, tambahan belasan kasus itu karena pihaknya fokus menyelesaikan klaster besar jilid dua.

Klaster besar tersebut di antaranya, Klaster Surabaya, Klaster Sidowungu, Klaster Pabrik Rokok Sampoerna, dan Klaster Pabean.

"Tambahan positif sebanyak 19 ini, 15 di antaranya berasal dari tracing yang dilakukan pada dua dan tiga minggu yang lalu. Sementara empat kasus, dari mereka yang sebelumnya tercatat sebagai PDP (pasien dalam pengawasan)," kata Ghozali saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Bupati Gresik: Masyarakat Sudah Jenuh dengan Istilah PSBB

Ghozali memerinci enam pasien positif tersebut berasal dari Kecamatan Driyorejo, 10 pasien dari Kecamatan Menganti, dan masing-masing satu pasien dari Kecamatan Kedamean, Kecamatan Cerme, dan Kecamatan Manyar.

Pasien yang berasal dari Kecamatan Manyar, kata dia, merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah meninggal. Hasil tes swab tersebut baru keluar dan dinyatakan positif Covid-19.

"Selain untuk menyelesaikan klaster-klaster besar jilid kedua, penambahan besar ini juga untuk menyelesaikan klaster baru yaitu klaster Pasar Gresik dan klaster Pasar Benjeng," ucap Ghozali.

Ghozali mengatakan, kemungkinan peningkatan kasus positif Covid-19 akan terjadi di Kabupaten Gresik dalam satu atau dua minggu ke depan.

"Karena tracing dan testing (rapid test massal) yang kami lakukan pada dua sampai tiga minggu yang lalu. Sedangkan hasil tes swab, kemungkinan juga baru akan keluar sampai dua minggu ke depan," jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X