Gelapkan Uang Nasabah Miliaran Rupiah, Karyawati Bank di Tegal Dibekuk Polisi

Kompas.com - 09/06/2020, 20:48 WIB
Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Gineung Pratidina (Istimewa) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Gineung Pratidina (Istimewa)

TEGAL, KOMPAS.com -Seorang karyawati Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Central Artha di Kota Tegal, Jawa Tengah, ditetapkan tersangka oleh polisi setelah diduga menggelapkan uang nasabahnya hingga miliaran rupiah.

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Gineung Pratidina mengungkapkan, tersangka Febrinita Budi Winarti (39) dibekuk jajaran Satreskrim di kediamannya di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jumat (5/6/2020) lalu.

"Tersangka ditangkap Jumat karena penggelapan uang. Nasabah yang melapor baru satu, kerugiannya Rp. 1,3 miliar," kata Gineung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Dituduh Gelapkan Perhiasan, Seorang Istri Dianiaya Suaminya Sendiri

Gineung mengatakan, tersangka merupakan karyawati marketing BPR Central Artha yang berlokasi di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Tegal Barat.

Awalnya, korban VCS (54) warga Mejasem menyetorkan uang sebesar Rp 1,6 miliar ke PT. BPR Central Artha melalui tersangka yang rencananya akan didepositokan dengan jangka waktu 3 bulan.

Korban menyetorkan uang secara bertahap sebanyak empat kali dan selalu diterima tersangka.
Dari empat kali setoran, korban hanya menerima dua lembar bukti setoran.

Yaitu setoran pada 4 Maret 2020 sejumlah Rp. 800 juta, dan setoran tanggal 5 Maret sejumlah Rp. 300 juta. Sedangkan dua setoran lainnya tidak diberikan tanda terima.

Baca juga: Perwira Polisi Gelapkan 83 Mobil Rental, 34 Unit Berhasil Diselamatkan

Total setoran Rp. 1,6 miliar, diterbitkan lima lembar bilyet deposito.
Sebanyak empat lembar diterima korban dari tersangka dan satu lembar dari salah satu karyawan lainnya.

Setelah menerima bilyet deposito tersebut, pada 8 Mei, korban datang ke BPR berniat untuk mengecek deposito dan juga hendak melakukan pencairan deposito.

Namun deposito yang masuk ke BPR hanya ada Rp 300 juta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X