Wanita Hamil Ini Tusuk Suaminya yang Diduga Selingkuh hingga Tewas

Kompas.com - 09/06/2020, 19:25 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Seorang ibu hamil berinisial MR di Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Selasa (9/6/2020), ditangkap polisi lantaran menusuk suaminya sendiri dengan pisau dapur hingga tewas.

Aksi penusukan itu bermula saat MR mendatangi suaminya yang saat itu sedang mabuk di rumah tetangganya pada Senin (8/6/2020) malam.

Saat itu, pasangan suami istri ini lalu terlibat adu mulut sehingga sang suami langsung memukuli istrinya dengan kursi.

Baca juga: Protes Penerapan PKM, Ratusan Sopir Tutup Perbatasan Maluku Tengah dan Ambon

“Jadi, karena tidak terima dipukuli suaminya yang sedang mabuk, MR yang datang dengan membawa pisau dapur langsung menusuk bagian rusuk kiri suaminya,” kata Kasubbag Humas Polres Buru, Zulkifli Asri kepada Kompas.com, saat dihubungi dari Ambon, Selasa.

Dia menuturkan, korban yang saat itu mengalami pendarahan hebat langsung dibawa ke Puskesmas Leksula untuk menjalani perawatan.

Namun, karena kondisinya semakin kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD Namlea.

“Tadi pagi sekira 09.00 WIT itu korban dirujuk ke RSUD Namlea, namun korban meninggal dunia di perjalanan tepatnya di Desa Metar, Kecamatan Waeapo, sehingga jasad korban langsung dipulangkan ke desanya,” ungkap dia.

Zulkifli mengatakan, setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dengan menggunakan longboat dan selanjutnya meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Baca juga: Sistem Ganjil Genap untuk Sopir Angkot di Kota Ambon Tetap Diberlakukan

“Setelah itu kami langsung menangkap pelakunya, dia sedang hamil dua bulan saat ini sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata dia.

Dia menambahkan, dari keterangan yang didapat penyidik, diduga tersangka marah dan mendatangi suaminya dengan pisau lantaran suaminya itu diketahui berselingkuh.

“Dari keterangan yang kami dapat itu, ada dugaan kalau korban ini selingkuh sehingga tersangka ini marah dan membawa pisau saat menemui korban, lalu saat tersangka dipukuli itu tersangka langsung menusuk korban,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Regional
Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X