Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curiga Harga Murah, Satgas Pangan Temukan Telur Infertil Dijual di Pasar Tasikmalaya

Kompas.com - 09/06/2020, 18:22 WIB
Irwan Nugraha,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menemukan penjual telur infertil selama masa pandemi corona di sekitar wilayah Komplek Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (9/6/2020).

Petugas awalnya curiga karena harga dari pedagang tersebut sangat murah mencapai Rp 15.000 per kilogram, padahal saat ini harga telur lokal di lokasi sama mencapai Rp 22.000 sampai Rp 24.000 per kilogram.

"Awalnya kita mendapatkan laporan dari warga pasar yang memberitahukan ada salah satu pedagang telur baru di pinggir jalan yang menjual harga rendah Rp 15.000 sampai Rp 17.500," jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi, kepada wartawan, Selasa siang.

Baca juga: Satgas Pangan Temukan Penjualan Telur Infertil di Pasar Wage Purwokerto

"Mereka pun aneh salah satu komoditi bahan pokok tersebut tak sesuai harga pasaran normal. Saat kita cek, pedagang itu menjual telur infertil," lanjutnya. 

Tedi menambahkan, selama ini penjualan telur infertil atau hatched egg (HE) melanggar Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam RAS dan Telur Konsumsi.

Dalam peraturan tersebut perusahaan integrator yang kedapatan menjual telur HE akan dikenakan sanksi peringatan tertulis, penghentian kegiatan, hingga sanksi terberat penghentian kegiatan usaha.

"Telur infertil atau HE atau tertunas ini nantinya bakal menjadi anak ayam dan biasanya kalau pada suhu yang cocok bisa menjadi anak ayam tetapi selama ini disimpan di ruangan tidak cocok makanya pertumbuhan tak sempurna. Akan tetapi, telur infertil menjadi mati dan akhirnya membusuk dan jika dikonsumsi jelas menganggu kesehatan," tambah Tedi.

Baca juga: Banjir Telur Infertil di Pasar, Peternak Minta Perusahaan Breeding Ditindak Tegas

Cara membedakan telur infertil dengan telur biasa

Secara sepintas, lanjut Tedi, bentuk telur ini sama dengan telur biasanya yang dijual di pasaran.

Namun, bedanya telur ini saat dimasak terdapat perbedaan rasa, bentuk yang pecah tak bulat dan biasanya malah ada yang busuk.

Biasanya pun, telur ini dijual oleh pedagang dengan harga sangat murah di bawah harga pasaran.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com