Satgas Transisi New Normal Malang Raya: Perilaku dan Pola Pikir Masyarakat Harus Berubah

Kompas.com - 08/06/2020, 21:43 WIB
Sejumlah pengujung di salah satu kafe di Kota Malang menjalani rapid test virus corona baru atau Covid-19 saat patroli gabungan yang digelar Forkopimda Kota Malang pada Kamis (4/6/2020). SURYAMALANG/HUMAS PEMKOT MALANGSejumlah pengujung di salah satu kafe di Kota Malang menjalani rapid test virus corona baru atau Covid-19 saat patroli gabungan yang digelar Forkopimda Kota Malang pada Kamis (4/6/2020).

MALANG, KOMPAS.com – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin mengatakan, masa transisi menuju fase new normal di Malang Raya diperpanjang karena banyaknya masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.

Selain itu, angka tingkat penularan virus corona masih tinggi dan belum memenuhi syarat penerapan new normal.

Baca juga: PSBB Surabaya Raya Tak Diperpanjang, Masa Transisi Berlaku 2 Pekan

Pria yang merupakan Komandan Satgas Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Masa Transisi New Normal Malang Raya itu akan memaksimalkan sosialisasi agar masyarakat mematuhi aturan yang telah diterapkan.

“Mengubah perilaku, harus mengubah pola pikir. Pola pikir masyarakat harus berubah,” kata Zainuddin saat dihubungi, Senin (8/6/2020).

Zainuddin akan memaksimalkan fungsi Kampung Tangguh dalam mengedukasi masyarakat. Menurutnya, pola hidup masyarakat harus berubah, khususnya daritingkat paling kecil.

“Kita juga harus atur dari sumber manusianya di RT atau RW. Itu juga kita edukasi. Kita lakukan pendekatan melalui sumber daya manusia di RT dan RW,” jelasnya.

Menurutnya, protokol kesehatan kerap dilanggar masyarakat yang berkumpul di kafe dan warung kopi.

Selama tiga hari terakhir, tim patroli gencar melakukan rapid test virus corona baru atau Covid-19 di sejumlah kafe di Kota Malang.

“Kami adakan rapid test di sana (kafe-kafe) tujuannya untuk memberikan shock therapy bagi anak muda itu,” katanya.

Zainuddin juga meminta pelaku bisnis disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pihaknya telah membuat standar operasional prosedur bagi pelaku bisnis yang hendak membuka usahanya.

“Sebenarnya pola bisnisnya juga harus berubah, jangan memakai pola lama. Nanti kami ajak diskusi pengelolanya agar dia tahu protokol kesehatan. Semuanya harus berubah, pola pikir juga harus berubah, kan gitu. Kalau tidak mau berubah ya capek sendiri petugas,” jelasnya.

Baca juga: Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperpanjang masa transisi menuju fase new normal di Malang Raya selama tujuh hari.

Perpanjangan masa transisi dilakukan karena kondisi di Malang Raya belum memenuhi syarat berdasarkan pedoman penerapan new normal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X