Kompas.com - 08/06/2020, 17:45 WIB
Apel pelepasan Satgas Penegakan Disiplin yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Banjarmasin, Kamis (4/6/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARApel pelepasan Satgas Penegakan Disiplin yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Banjarmasin, Kamis (4/6/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Para pelanggar protokol kesehatan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak lagi dihukum push up.

"Push up tidak ada lagi, sekarang sanksinya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan wajib hafal Pancasila," ujar Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Disiplin Kota Banjarmasin Kolonel Inf Anggara Sitompul saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2020).

Menurut Anggara, sanksi tersebut cukup efektif diterapkan oleh petugas Satgas Penegakan Disiplin.

Sejumlah tempat keramaian sudah jarang ditemui warga yang tidak pakai masker.

"Kami rasa cukup efektif, saat ini kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," bebernya.

Baca juga: Di Banjarmasin, Tak Pakai Masker Saat Masuk Pasar Diberi Hukuman Fisik

Dia berujar, pengawasan protokol kesehatan akan dititikberatkan di sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin.

Sebab, masih ditemukan warga yang tidak memakai masker dan menerapkan jaga jarak.

"Sanksi ini sebenarnya tindakan yang mendidik, yang tadinya tidak hafal Pancasila jadi hafal, yang tadinya Indonesia Raya enggak ngerti jadi ngerti, ini menumbuhkan jiwa nasionalisme," jelasnya.

Baca juga: Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Sementara itu, kata dia, Satgas Penegakan Disiplin Kota Banjarmasin untuk mengawal protokol kesehatan diperpanjang hingga 14 Juni 2020 mendatang.

Perpanjangan ini diputuskan melalui hasil evaluasi bersama seluruh instansi terkait.

"Perintahnya dilanjutkan, jadi kita evaluasi tingkat kedisiplinan warga dan pelaku ekonomi, ternyata masih perlu dilanjutkan seminggu. Masyarakat sudah disiplin, tapi masih perlu kita kawal," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X