Sudah 3 Jenazah PDP Corona Diambil Paksa dari RS Stella Maris Makassar

Kompas.com - 08/06/2020, 15:43 WIB
Pengambilan paksa dan membawa kabur jenazah dari rumah sakit kembali terjadi. Kali ini, terjadi di RS Stellamaris Makassar. Sekitar 150 orang tiba-tiba datang mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP, Minggu (7/6/2020) malam. IstimewaPengambilan paksa dan membawa kabur jenazah dari rumah sakit kembali terjadi. Kali ini, terjadi di RS Stellamaris Makassar. Sekitar 150 orang tiba-tiba datang mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP, Minggu (7/6/2020) malam.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Direktur Rumah Sakit Stella Maris Luisa Nuhuhita mengatakan, sudah tiga jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona diambil paksa pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Terakhir Minggu (7/6/2020) malam tadi. Tiba-tiba datang seratusan orang lebih langsung masuk ke rumah sakit dan mengambil paksa jenazah yang bergejala Covid-19,” kata Luisa saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/6/2020).

Dia mengatakan, keluarga melakukan hal tersebut karena menolak pemakaman sesuai protokol Covid-19.

Baca juga: Gugus Tugas Tracing Keluarga yang Terlibat Pengambilan Jenazah PDP di Makassar

Luisa menjelaskan, pihaknya menerima pasien wanita berusia sekitar 50 tahun dengan gejala demam tinggi, batuk, dan sesak napas.

“Saat masuk kondisi pasien terus menurun. Jadi kita tunggu kondisinya membaik dulu, kemudian dilarikan ke rumah sakit rujukan. Tapi kondisinya terus memburuk dan hanya beberapa jam kemudian meninggal dunia,” katanya.

Luisa menyayangkan insiden pengambilan paksa jenazah dari rumah sakit.

Sebab, kata dia, suami dan anak pasien menyerahkan sepenuhnya penanganan medisnya ke pihak rumah sakit.

“Suami dan anak pasien kok baik dan mengerti. Hingga pasien meninggal, suami almarhumah kaget ada sekitar ratusan orang datang ambil paksa jenazah dan membawanya pergi ke rumah duka,” tuturnya.

Baca juga: Lagi, Jenazah PDP Corona di Makassar Diambil Paksa, Datang 150 Orang Terobos Barikade

Dia berharap, peristiwa tersebut tidak terulang di kemudian hari.

“Kalau dilihat dari gejalanya, berkategori Covid-19. Jadi bagaimana kalau jenazah diambil paksa seperti itu dan menyebar ke seluruh keluarga, tetangga, dan orang lainnya,” kata Luisa.

Sebelumnya diberitakan, pengambilan paksa jenazah PDP kembali terjadi di Rumah Sakit Stella Maris di Makassar, Minggu (7/6/2020) malam.

Sekitar 150 warga menerobos barikade aparat TNI dan Polri dan membawa pulang jenazah dengan berjalan kaki sekitar 500 meter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X