Penumpang di Stasiun Rangkasbitung Antre 5 Jam untuk Naik Kereta

Kompas.com - 08/06/2020, 12:03 WIB
Ratusan calon penumpang menumpuk di Stasiun Rangkasbitung setelah diberlakukan pembatasan masuk stasiun dan naik kereta commuterline, Senin (8/6/2020) -Ratusan calon penumpang menumpuk di Stasiun Rangkasbitung setelah diberlakukan pembatasan masuk stasiun dan naik kereta commuterline, Senin (8/6/2020)

LEBAK, KOMPAS.com - Ratusan calon penumpang menumpuk di Stasiun Rangkasbitung, Banten, pada Senin (8/6/2020) pagi.

Pantauan Kompas.com, antrean penumpang terjadi sepanjang lebih dari 300 meter, hingga keluar area stasiun.

Salah satu calon penumpang mengatakan, antrean sudah terjadi sejak pukul 04.00 WIB dan masih terus berlangsung.

"Saya datang jam 05.00, tapi antrean sudah panjang hingga pasar dan jalan jalan raya. Dalam setengah jam hanya maju 20 meter," kata Sulistyana, calon penumpang yang ingin menuju ke Stasiun Angke, saat ditemui di Stasiun Rangkasbitung, Senin.

Baca juga: 2 Penumpang Pesawat Positif Covid-19, Diketahui Setelah Mendarat

Sulistyana mengatakan, antrean terjadi lantaran adanya pembatasan penumpang untuk masuk ke peron stasiun.

Pembatasan juga diberlakukan untuk penumpang yang naik ke kereta Commuter Line.

Menurut dia, antrean akan bergerak ketika ada kereta datang.

Namun itu baru terjadi setiap 30 menit sekali.

Menurut Sulistyana, tidak sedikit yang menyerobot supaya bisa lebih dulu masuk stasiun.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Regional
Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Regional
Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Regional
15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

Regional
Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Regional
Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Regional
3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

Regional
Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani 'Rapid Test' Sebelum Mencoblos

Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani "Rapid Test" Sebelum Mencoblos

Regional
Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Bagi-bagi Beras di Momen Pilkada, Pria Cianjur Divonis 3 Tahun Penjara

Bagi-bagi Beras di Momen Pilkada, Pria Cianjur Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Ada Pelajar Positif Corona, Rencana Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP di Surabaya Dievaluasi

Ada Pelajar Positif Corona, Rencana Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP di Surabaya Dievaluasi

Regional
Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda

Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda

Regional
Pria di Makassar Tewas Ditikam Adik Ipar Saat Sedang 'Video Call' Keluarga

Pria di Makassar Tewas Ditikam Adik Ipar Saat Sedang "Video Call" Keluarga

Regional
Rumah 5 Pasien Positif Covid-19 Diblokade Pakai Bambu, Kades: Kami Penuhi Kebutuhannya

Rumah 5 Pasien Positif Covid-19 Diblokade Pakai Bambu, Kades: Kami Penuhi Kebutuhannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X