Ridwan Kamil Jual Lukisannya hingga Rp 700 Juta demi Bangun Masjid

Kompas.com - 08/06/2020, 11:24 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memperlihatkan beberapa hasil lukisannya kepada Kompas.com di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Kota Bandung, Jumat (5/6/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memperlihatkan beberapa hasil lukisannya kepada Kompas.com di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Kota Bandung, Jumat (5/6/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memang piawai dalam dunia gambar.

Dengan latar belakang profesinya sebagai arsitek, ia kerap berkomunikasi lewat gambar.

Hal itu bisa ditengok lewat akun Instagram pribadinya. Ia menjadikan gambar sebagai alat edukasi, sosialisasi, hingga promosi beragam program yang ia gagas.

Baca juga: Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Kini, ia pun mulai merambah dunia lukis. Hasil lukisannya pun bisa orang lain miliki dengan syarat mengeluarkan sejumlah uang untuk disumbangkan dalam proyek masjid yang tengah ia garap di sebuah perkampungan Kabupaten Bandung.

"Dan saya nggak jualan sebenarnya. Tapi kalau dia mau beli syaratnya nyumbang buat masjid. Karena saya lagi buat masjid di kampung Bu Cinta (istrinya)," ujar Emil, sapaan akrabnya, saat ditemui di kediamannya, Jumat (5/6/2020) lalu.

Ia pun tak mematok harga pasti untuk tiap karyanya. Namun, saat ini total ada enam lukisannya yang telah dimiliki orang lain. Ia pun berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 700 juta untuk didonasikan dalam proyek masjid.

"Jadi kalau mau punya lukisan saya, syaratnya niatnya nyumbang buat proyek masjid saya. Kedua gak dipatok harga, sebutin saja harganya kalau cocok alhamdulillah, kalau tidak mohon maaf lahir batin. Total sudah Rp 700 juta dari enam lukisan terjual. Saya juga kaget, berarti bukan karya lukisannya tapi siapa yang lukis. Tapi gak diukur hanya dengan uang," tutur pria dua anak ini.

Saat ini, ia tengah mengerjakan sebuah lukisan bertema Covid-19.

Baca juga: Ini Kisah di Balik Rompi Kerja Covid-19 ala Ridwan Kamil

 

Namun, ia belum bisa merampungkan lukisannya hingga pandemi ini dinyatakan telah selesai.

"Tema Covid ada, tapi belum jadi soalnya belum nemu feel-nya. Mungkin nanti, belum diberesin. Tadinya saya buat para dokter lagi bawa bendera menang melawan Covid saya lagi nunggu momentum kemenangan," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X