Kompas.com - 07/06/2020, 18:01 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAWali Kota Semarang Hendrar Prihadi

SEMARANG, KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan kelonggaran selama penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Salah satunya, warga Semarang boleh melaksanakan pernikahan selama penerapan PKM.

Namun pernikahan dibatasi dan harus mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Seperti pernikahan dan pemakaman tetap diperbolehkan. Kalau kemarin dibatasi 10 orang, sekarang maksimal 30 orang. Tapi tetap menekankan unsur SOP kesehatan," kata pria yang akrab disapa Hendi itu, Minggu (7/6/2020).

Baca juga: Pemkot Semarang Perpanjang PKM, Tempat Ibadah dan Olahraga Mulai Dibuka

Sebelumnya, Hendi telah memutuskan untuk memperpanjang penerapan PKM selama 2 pekan ke depan, yakni mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2020 mendatang.

Selama PKM jilid 3 itu diperpanjang, beberapa sektor lain seperti pelaksanaan tempat ibadah hingga tempat olahraga juga telah diberikan kelonggaran.

Namun, khusus di sektor pariwisata, Hendi belum mengizinkan untuk beroperasi selama 2 pekan ke depan.

Kendati demikian, Hendi meminta kepada pengelola hotel dan restoran untuk menciptakan kreasi dan inovasi, supaya sektor pariwisata tidak berhenti sama sekali.

"Pariwisata masih pada sebuah titik kesimpulan sementara 14 hari ini tidak ada perkembangan peluang tersebut. Tapi kita minta khususnya yang hotel dan resto membuat langkah kreasi dan inovasi supaya pariwisata tidak berhenti sama sekali," kata dia.

Baca juga: Pasien Corona di Gunungkidul Bertambah, Ratusan KK Menjalani Isolasi Mandiri

Sedangkan untuk tempat hiburan, Hendi mengatakan, khusus tempat biliar telah dimasukkan dalam kelompok tempat olahraga, sehingga diizinkan beroperasi.

"Yang lain tempat hiburan masih tetap tidak boleh beroperasi. Namun tempat biliar akan kita masukkan dalam kegiatan olahraga yang di dalam Perwal akan mulai kita buka kelonggarannya. Gor Tri Lomba Juang akan jadi role model penerapan berolahraga tapi dengan SOP kesehatan ketat," kata Hendi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X