[POPULER NUSANTARA] Cara 519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh dalam 5 Hari | Pria di Aceh Tumbang Saat Dicambuk karena Berzina

Kompas.com - 07/06/2020, 06:15 WIB
Eempat pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan penumpang yang ditangkap Polisi Syariat Islam  (WH)  di Terminal angkutan Batoh, Kota  Banda Aceh  karena  sedang melakukan maisir menjalani eksekusi hukuman cambuk di halaman Masjid Babuttaqwa Batoh.  Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/TEUKU UMAREempat pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan penumpang yang ditangkap Polisi Syariat Islam (WH) di Terminal angkutan Batoh, Kota Banda Aceh karena sedang melakukan maisir menjalani eksekusi hukuman cambuk di halaman Masjid Babuttaqwa Batoh. Senin (21/10/2019).

KOMPAS.com- Di Surabaya, Jawa Timur, tercatat 519 pasien sembuh dalam waktu 5 hari.

Rupanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memiliki rahasia peningkatan jumlah pasien sembuh.

Sedangkan di Aceh Besar, seorang pria yang kedapatan berzina dihukum cambuk. Ia tumbang pada saat cambukan ke-74 dan harus mendapatkan perawatan medis.

Berikut berita populer nusantara yang menjadi fokus perhatian pembaca Kompas.com:

Baca juga: 2 Kru Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

1. 519 pasien positif Covid-19 di Surabaya sembuh dalam 5 hari

Wali Kota Surabaya Tri RismahariniKOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memaparkan sejumlah upaya peningkatan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya.

Di Surabaya, dalam kurun waktu lima hari, tercatat ada 519 pasien sembuh dari Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada tiga upaya yang dilakukan Risma, yakni testing, tracing dan therapy atau 3T.

"Adanya dukungan mobil PCR ini yang menjadi salah satu indikator peningkatan kesembuhan pasien itu," tutur Risma, Jumat (5/6/2020).

Risma mengimbau, pasien sembuh tak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Saya tidak mau warga lengah meskipun mereka sudah dinyatakan sembuh oleh dokter," tutur dia.

Baca juga: 519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

 

2. Pria di Aceh tumbang saat dihukum cambuk 100 kali

Seorang pria di Aceh Besar berinisial HP tumbang ketika dieksekusi cambuk 100 kali oleh Kejaksaan Negeri setempat.

HP tumbang ketika sabetan ke-74 dan harus diturunkan dari panggung untuk mendapatkan perawatan medis.

HP pun kemudian dibawa ambulans yang ada di lokasi.

Selain HP, IP juga menjalani eksekusi cambuk 100 kali tanpa jeda yang dilakukan algojo perempuan.

Hukuman cambuk dilakukan di halaman Masjid Agung Al Munawarah dan disaksikan warga.

Keduanya ditangkap oleh warga di salah satu bengkel di Kabupaten Aceh Besar lantaran berzina.

Baca juga: Dicambuk 100 Kali karena Berzina, Pria di Aceh Tumbang pada Cambukan Ke-74

3. Polisi tertangkap nyabu, awalnya dikira perampok ATM

Ilustrasi NarkobaKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Narkoba
Seorang anggota polisi berinisial YF (37) tepergok sedang mengonsumsi sabu-sabu bersama rekannya yang berinisial SF.

Awalnya, YF dan SF berada di depan sebuah ATM di Bandar Lampung.

Gerak-gerik mereka dicurigai satpam. Satpam mengira mereka adalah kawanan perampok ATM.

Setelah melapor ke polisi dan digerebek rupanya YF kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Mereka dibawa ke Mapolres Bandar Lampung dan diperiksa terkait kepemilikan senjata api rakitan dan kasus narkoba.

Baca juga: Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

 

Ilustrasi SHUTTERSTOCK Ilustrasi
4. Berdalih cek keperawanan, ayah perkosa anak hingga hamil

Seorang ayah berinisial RD (34) ditangkap usai memerkosa putrinya yang masih berusia 17 tahun.

Pelaku menggunakan alasan cek keperawanan untuk memperdaya putrinya.

"Korban ditanya oleh pelaku, kamu perawan tidak. Lalu dijawab korban masih. Pelaku lalu minta dibuktikan dengan bersetubuh," kata Kasat Reskrim Polres PALI AKP Rahmad Kusnedi.

RD dua kali memperkosa anaknya di hingga hamil.

Kasus ini terkuak dari kecurigaan ibu korban.

Baca juga: Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

5. Gubernur Sumbar minta aplikasi injil Bahasa Minang dihapus

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit- Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengirim surat perihal permintaan penghapusan aplikasi Kitab Suci Injil Minangkabau di layanan distribusi digital Play Store.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumbar Jasman Rizal kemudian memberikan penjelasan mengenai surat tersebut.

“Bagi yang bernada negatif, mereka tidak paham dengan falsafah orang Minangkabau, yaitu adat Basandi Syara-Syara Basandi Kitabullah, atau mereka tidak lah orang Minangkabau," kata Jasman Rizal saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Menurut Jasman, adat Minangkabau itu didasarkan pada syariat, dan syariat itu didasarkan pada kitab Al Quran.

"Itu konsep dasar berpikir orang Minangkabau. Artinya, orang Minangkabau adalah penganut Islam dan jika ada yang mengaku sebagai orang Minangkabau tetapi tidak muslim, secara adat tidak diakui sebagai orang Minangkabau,” kata Jasman.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Ghinan Salman, Tri Purna Jaya, Perdana Putra, Aji YK Putra | Editor: Dheri Agriesta, Rachmawati, Abba Gabrilin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X