Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Kompas.com - 06/06/2020, 18:48 WIB
Helikopter Mi17 milik Penerbad TNI AD jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK) Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020) Helikopter Mi17 milik Penerbad TNI AD jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK) Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Helikopter milik TNI Angkatan Darat (AD) dengan tipe Mi17 jatuh di kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa tengah.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.

Setelah terjatuh, helikopter tersebut juga diketahui langsung terbakar dan meledak.

Akibat kecelakaan tersebut, 6 orang penumpang mengalami luka berat dan 3 di antaranya meninggal dunia.

Misi latihan

Kepala Dinas Penerbangan TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, helikopter yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui sedang menjalankan misi latihan.

"Helikopter sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1," tutur dia.

Sebelum digunakan untuk latiham, ia juga memastikan kondisi helikopter tersebut dalam kondisi baik.

Pasalnya, sudah dilakukan beberapa pengecekan sesuai standar prosedur yang berlaku.

Bahkan, sebelumnya juga sudah digunakan untuk latihan terbang yang pertama.

"Sekitar jam 12.35 siang, helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver," ucap Nefra.

Baca juga: Helikopter TNI AD Jatuh Saat Lakukan Misi Latihan

Pesawat jatuh dan meledak

Kapolres Kendal Ali Wardana dilansir dari Kompas TV saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Helikopter tersebut diketahui membawa 9 penumpang.

Setelah terjatuh, helikopter juga diketahui langsung terbakar dan meledak.

“Benar ada heli jatuh” ujarnya kepada Kompas TV.

Baca juga: Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Bawa 9 penumpang

Helikopter milik TNI Angkatan Darat (AD) dengan tipe Mi17 jatuh di kawasan Industri Kendal (KIK) diketahui membawa 9 penumpang.

Dari total penumpang itu, lanjut Ali, 6 orang mengalami luka berat dan 3 orang di antaranya meninggal dunia.

Saat ini, lanjut dia, semua korban sudah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

Lima korban dilarikan ke Rumah Sakit Darul Istiqomah Kaliwungu, sadangkan satu orang lainnya dibawa ke Penerbad.

Identitas korban

1. Kapten Cpn Kadek (MD)

2. Kapten Cpn Fredi (MD)

3. Kapten Cpn Y Hendro (MD)

4. Lettu Cpn Wisnu (MD)

5. Lettu Cpn Vira Yudha

6. Praka Nanang

7. Praka Rofiq

8. Praka Supriyanto

9. Praka Andi

Penulis : Slamet Priyatin, Kristian Erdianto| Editor : Kristian Erdianto, Khairina| Kompas TV



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X