Sate Ayam Diduga Pakai Daging Busuk, Pedagang 8 Tahun Berjualan, Terkuak dari Aroma

Kompas.com - 06/06/2020, 14:57 WIB
Ilustrasi sate bonchanIlustrasi sate

KOMPAS.com- Seorang pedagang sate ayam di Gampong Cot Paya, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar berinisial MH (30) diduga menggunakan daging busuk.

MH pun didatangi polisi serta diberikan peringatan secara tertulis untuk tak lagi mengulangi perbuatannya.

Baca juga: Penjual Sate Ayam Diduga Pakai Daging Busuk, Warga Curigai Aroma Tak Sedap

Digerebek polisi, ditemukan barang bukti

Ilustrasi daging ayam.pixabay.com/byrev Ilustrasi daging ayam.
Kapolsek Baitussalam Ipda Safrizal menjelaskan, awalnya polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Berdasarkan laporan warga, ada aroma busuk yang tercium dari rumah seorang pedagang sate keliling berinisial MH.

Mereka menduga, MH menggunakan daging busuk untuk olahan satenya.

Atas laporan itu, polisi mengerebek rumah MH.

Polisi dan aparat setempat menemukan daging ayam beraroma tak sedap.

"Karena sudah meresahkan, saya bersama anggota dan Danramil serta Sekcam setempat mendatangi rumah tersebut dan ditemukan daging ayam dengan aroma tak sedap," kata Ipda Safrizal.

Baca juga: Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

 

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Berjualan keliling 8 tahun

Menurut keterangan keluarga dan MH, berjualan sate secara keliling sudah dilakoni selama 8 tahun.

Kepada polisi, mereka menjelaskan proses pengolahan daging itu.

Daging melalui 4 kali proses pembersihan kemudian direbus.

Daging harus dimasak hingga keluar minyak. Setelah itu baru ditusuk dengan lidi dan dibakar.

Kapolsek mengatakan, MH tidak ditahan dan hanya diberikan peringatan tertulis.

"Terduga ini masih diberi peringatan dan akan dilakukan pembinaan oleh pihak kecamatan dan perangkat gampong setempat agar tidak menjual daging yang tidak segar kepada masyarakat," tutur dia.

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Pria Terhimpit Batu Seukuran Mobil, Sempat Makan dan Diinfus Saat Terjepit

Limbah cucian ayam

Ilustrasi daging ayamshutterstock Ilustrasi daging ayam
Tudingan penggunaan daging ayam busuk itu dibantah oleh sebuah akun Facebook roshanrohit7040.

Pemilik akun menulis, bau busk berasal dari air limbah cucian daging ayam dalam ember yang tak dibuang hingga tiga hari lantaran menunggu ember penuh.

Penyebabnya, karena pemilik usaha sate tak memiliki saluran buangan air limbah.

Namun kini akun tersebut tidak bisa dibuka.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Banda Aceh, Daspriani Y Zamzami | Editor : Aprillia Ika)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Regional
Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Regional
Ini Program Pasangan 'Ikbar' di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Ini Program Pasangan "Ikbar" di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Regional
Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Regional
Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Regional
BCA Digugat Nasabah di Surabaya, Deposito Rp 5,4 Miliar Diklaim Tak Dapat Dicairkan

BCA Digugat Nasabah di Surabaya, Deposito Rp 5,4 Miliar Diklaim Tak Dapat Dicairkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2020

Regional
Ada Pedagang Positif Corona, Pasar Harjodaksino Solo Kembali Ditutup

Ada Pedagang Positif Corona, Pasar Harjodaksino Solo Kembali Ditutup

Regional
Curi 10 Kerbau, Residivis Ini Ditembak Polisi

Curi 10 Kerbau, Residivis Ini Ditembak Polisi

Regional
Warga Banten Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Warga Banten Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Regional
Seorang Pekerja Migran Asal NTB Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia

Seorang Pekerja Migran Asal NTB Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Kurang Tenaga Medis, Satgas Covid-19 Karawang Buka Pendaftaran Relawan

Kurang Tenaga Medis, Satgas Covid-19 Karawang Buka Pendaftaran Relawan

Regional
Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Buol Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Buol Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Sosialisasi Penggunaan Kompor Listrik, Apa Saja Keunggulannya?

Sosialisasi Penggunaan Kompor Listrik, Apa Saja Keunggulannya?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X