Warga Riau Merasa Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN

Kompas.com - 05/06/2020, 20:44 WIB
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Daru Tri Tjahjono. KOMPAS.COM/IDONGeneral Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Daru Tri Tjahjono.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Warga di Riau mengeluhkan besarnya jumlah biaya tagihan listrik.

Warga merasa ada kenaikan tarif listrik sehingga dinilai memberatkan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyatakan tidak ada kenaikan tarif listrik.

"Kami menekankan bahwa tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik saat ini. Dari tahun 2017 hingga saat ini harga rupiah per kWh tetap atau tidak mengalami kenaikkan," ujar General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri Daru Tri Tjahjono kepada Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Dicambuk karena Berzina, Pria Ini Kesakitan hingga Butuh Ambulans

Daru menjelaskan, kenaikan tagihan rekening listrik pada Juni 2020 oleh sebagian pelanggan, disebabkan tagihan rekening listrik pada April dan Mei menggunakan perhitungan rata-rata pada tiga bulan sebelumnya.

Pengambilan perhitungan rata-rata tersebut akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang menyebabkan petugas PLN tidak dapat melakukan pembacaan langsung ke rumah-rumah pelanggan.

Untuk rekening pada Juni 2020, menurut Daru, PLN memberlakukan kembali pencatatan stand meter langsung ke rumah pelanggan.

Dengan demikian, akan diperoleh angka stand meter yang sebenarnya atau riil.

"Kenaikan rekening listrik ini disebabkan oleh peningkatan konsumsi listrik oleh pelanggan pada saat PSBB, di mana masyarakat banyak beraktivitas di rumah dan ditambah lagi kenaikan konsumsi listrik pada bulan suci Ramadhan," kata Daru.

Baca juga: Listrik Padam di Batam Mengganggu Pelaksanaan Uji Swab

Sebagai solusi, PLN telah menyiapkan skema yang telah disampaikan oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) bagi pelanggan yang kenaikkan tagihan rekening bulan Juni 2020 di atas 20 persen dari rekening bulan Mei 2020.

PLN memberikan solusi dengan cara 40 persen selisih rekening Juni 2020 terhadap rekening Mei 2020 ditagihkan pada rekening bulan Juni 2020.

Sisanya sebesar 60 persen dapat dicicil tiga bulan yang dimulai pada rekening bulan Juli 2020.

Untuk memudahkan pelayanan, pelanggan yang merasa mengalami lonjakan dapat melaporkan melalui sarana resmi PLN situs www. pln.co.id, contact center PLN 123 atau melalui ponsel (Kode Area)+123 dan bisa juga melalui aplikasi PLN Mobile.

"Pada saat menyampaikan laporan, pelanggan dimohon menginformasikan angka stand meter pada saat melapor dan bisa juga pelanggan datang langsung ke Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) terdekat dengan membawa foto stand meter," kata Daru.

Untuk menghindari terjadinya penumpukkan atau antrean yang panjang di Kantor ULP, PLN membuat posko layanan khusus keluhan tagihan kenaikkan rekening listrik di masing-masing kantor ULP, agar bisa memberikan pelayanan dengan baik sesuai protokol Covid-19.

PLN saat ini memberikan layanan Baca Meter Mandiri melalui nomor WhatsApp 081-22-123-123 dengan tanggal pelaporan 24 hingga 27 setiap bulannya.

"Kami mengimbau pelanggan bisa memanfaatkan sarana ini untuk menyampaikan angka stand meter sehingga lebih mudah, transparan dan terhindar dari kemungkinan adanya kesalahan pencatatan stand meter," kata Daru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Regional
Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pati Kembali Berlakukan Jam malam

Kasus Covid-19 Meningkat, Pati Kembali Berlakukan Jam malam

Regional
Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 di Purbalingga Diisolasi di Gedung Bekas Sekolah

Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 di Purbalingga Diisolasi di Gedung Bekas Sekolah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2020

Regional
11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

Regional
Jokowi Soroti Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng, Dinkes Sebut Ada Kekeliruan Dobel Data

Jokowi Soroti Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng, Dinkes Sebut Ada Kekeliruan Dobel Data

Regional
6 Orang Jadi Tersangka Makar karena Membentang Bendera Bintang Kejora Saat Demo di Sorong

6 Orang Jadi Tersangka Makar karena Membentang Bendera Bintang Kejora Saat Demo di Sorong

Regional
Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Bandara Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Bandara Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi Normal

Regional
Seorang Pengelola Wisata Tewas Usai Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Begini Kronologinya

Seorang Pengelola Wisata Tewas Usai Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Begini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X