Emosi Dituduh Tak Memberi Nafkah, Suami Aniaya Istri hingga Babak Belur

Kompas.com - 05/06/2020, 20:32 WIB
Ilustrasi penganiayaan ShutterstockIlustrasi penganiayaan

AMUNTAI, KOMPAS.com - Seorang suami berinisial HS (28) di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) tega menganiaya istrinya sendiri.

Kasat Reskrim Polres HSU Iptu Kamaruddin mengatakan, HS menganiaya istrinya MM (40) lantaran emosi karena MM kerap mengadu ke teman-temannya bahwa suaminya tak pernah menafkahinya.

"Pelaku menganiaya istrinya karena dia kecewa MM pernah ngomong ke temannya bahwa tak pernah dinafkahi, sebab itu pelaku emosi," ujar Iptu Kamaruddin saat di konfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Penganiayaan itu, kata Kamaruddin, dilakukan HS saat istrinya sedang berada di belakang Pasar Modern Amuntai bersama salah satu rekannya.

Tiba-tiba, HS muncul dan langsung memukul MM hingga babak belur. MM sempat mencoba kabur namun HS mengejar dan kembali memukuli istrinya.

Beruntung, rekan MM menyelamatkan MM dan membawa kabur dari kejaran HS menggunakan sepeda motor.

"Kejadiannya di belakang Pasar Amuntai, korban dipukuli dua kali ditempat berbeda sampai babak belur dan luka di bagian wajah, beruntung ada rekannya yang menyelamatkan," beber Kamaruddin.

Tak terima dianiaya suaminya, MM ditemani rekannya langsung membuat laporan ke Mapolres HSU.

Baca juga: Istri Polisi Aniaya Bidan Desa, Sengaja Kunci Pintu Poskesdes Agar Tak Ketahuan

Setelah menerima laporan dari korban, tak sampai empat jam, HS berhasil dibekuk tim Reskrim Polres HSU di sebuah rumah di Desa Pamintangan, Amuntai Utara, HSU.

Di hadapan polisi, HS mengakui semua perbuatannya.

Belakangan diketahui, korban hanyalah istri siri dari pelaku.

"Dari keterangan pelaku bahwa benar dia telah menganiaya korban dan ternyata korban ini hanya istri siri dari pelaku," jelas Kamaruddin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres HSU dan akan diancam Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

Regional
Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

Regional
Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Regional
Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pati Kembali Berlakukan Jam malam

Kasus Covid-19 Meningkat, Pati Kembali Berlakukan Jam malam

Regional
Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 di Purbalingga Diisolasi di Gedung Bekas Sekolah

Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 di Purbalingga Diisolasi di Gedung Bekas Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X