Gara-gara Patok Tanah Bergeser, Seorang Kakek Tega Bunuh Tetangganya

Kompas.com - 05/06/2020, 19:43 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

TUBAN, KOMPAS.com - HT (68) tewas akibat sabetan benda tajam setelah terlibat perkelahian dengan M (68) di Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, Jawa Timur, Jumat (5/6/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat kedua pria paruh baya itu bertemu di depan rumah salah satu warga yang tak jauh dari tempat tinggal M.

Baca juga: Diduga Takut Jalani Rapid Test, Kepala BKD Buru dan Puluhan Bawahannya Bolos Kerja

Dalam pertemuan itu, M dan HT terlibat adu mulut. HT yang tak kuasa menahan emosi memukul M menggunakan kayu.

Tapi, pukulan itu ditangkis oleh M. Kesal karena dipukul, M menyabet sabit yang kebetulan dibawanya setelah mencari rumput.

Sabetan itu mengenai beberapa bagian tubuh korban. HT pun tersungkur dan tewas di tempat.

Setelah itu, M mendatangi Polsek Tambakboyo dan mengakui perbuatannya. Polisi pun menangkap M dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri mengatakan, pertikaian dua kakek itu disebabkan posisi patok tanah yang bergeser.

Keduanya memiliki tanah yang bersebelahan.

"Jadi mereka punya tanah sebelah-sebelahan patoknya itu geser, jadi salah paham ada yang saling nyerobot tanah," kata Yoan saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Tolak Rapid Test, Warga di Ambon Demo dan Hadang Petugas Medis

Warga menyebut, kedua kakek itu telah beberapa kali bertengkar karena masalah serupa.

"Dari dulu sudah sering ribut," katanya.

Atas perbuatannya, M dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X