Dugaan Peretasan Webinar UIN Malang, Tampilan Wapres Ma'ruf Amin Dipenuhi Coretan, Ini Penjelasan Penyelenggara

Kompas.com - 05/06/2020, 16:30 WIB
Hasil layar tangkap video Wakil Presiden Maruf Amin yang dicoret-coret dalam tayangan webinar yang diselenggarakan UIN Malang, Kamis (3/6/2020). ISTIMEWAHasil layar tangkap video Wakil Presiden Maruf Amin yang dicoret-coret dalam tayangan webinar yang diselenggarakan UIN Malang, Kamis (3/6/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Acara webinar yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur, yang mengundang Wakil Presiden Ma’ruf Amin diduga diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.

Kegiatan itu digelar pada Kamis (4/6/2020) menggunakan aplikasi zoom.

Meski Wakil Presiden Ma'ruf Amin tak bisa hadir secara langsung dalam acara webinar itu, namun sambutannya disampaikan melalui video yang telah direkam sebelumnya.

Masalah muncul saat rekaman sambutan Wapres tersebut ditampilkan pihak panitia. Terlihat adanya coretan tidak teratur berwarna merah dan biru secara bergantian.

Akibat hal itu, peserta webinar menjadi terkejut dan menanyakan masalah yang terjadi.

Penjelasan penyelenggara

Terkait dengan adanya masalah itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Abdul Haris mengaku masih meminta penjelasan kepada pengelola aplikasi zoom.

Meski sekarang belum ada penjelasan lebih lanjut, namun pihaknya akan melakukan pengusutan terhadap masalah tersebut..

"Ini kan masalah teknologi informasi ya. Kita minta supaya PTIPD (Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data) yang menangani itu. Koordinasi atau minta penjelasan ke Zoom. Kalau bisa diketahui, kita akan usut itu," kata melalui sambungan telepon, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Webinar yang Dihadiri Wapres Diduga Diretas, UIN Malang Minta Penjelasan Zoom

Sementara itu, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) Mukhlish Fuadi mengaku sudah menindaklanjuti masalah tersebut.

Pihaknya sudah mengirimkan surat elektronik kepada pengelola aplikasi zoom untuk meminta klarifikasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X