Warga Tolak Tenaga Medis yang Akan Tes Cepat Covid-19, Gugus Tugas: Ada yang Provokasi

Kompas.com - 05/06/2020, 15:54 WIB
Video penolakan warga  menolak dan menghadang gugus tugas Covid-19 dan tenaga medis di kawasan Silale, Kecamatan, Nusaniwe, Kota Ambon viral di media sosial, Jumat (5/6/2020) Tangkapan layarVideo penolakan warga menolak dan menghadang gugus tugas Covid-19 dan tenaga medis di kawasan Silale, Kecamatan, Nusaniwe, Kota Ambon viral di media sosial, Jumat (5/6/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Adriansz mengungkap penyebab warga Kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe, menolak dan mengadang tenaga medis yang hendak melakukan tes cepat virus corona.

Menurutnya, terjadi kesalahpahaman antara warga dan tim medis. Warga mengira tes cepat virus corona baru akan dilakukan terhadap seluruh orang di Kawasan Silale.

Padahal, tim medis hendak melakukan tes cepat Covid-19 terhadap keluarga pasien dalam pengawasan berinisial A yang tinggal di kawasan itu.

“Ternyata itu ada terjadi mis informasi, jadi warga kemarin itu mengira semua warga di Silale itu akan jalani tes cepat oleh petugas medis,” kata Joy kepada saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Informasi yang diterima warga Silale simpang siur. Hal itu diperparah dengan provokasi yang disampaikan beberapa orang tak bertanggung jawab.

Baca juga: Video Viral Warga Tolak Tim Medis yang Akan Lakukan Rapid Test, Ini Tanggapan Dinkes Ambon

“Jadi penyebabnya seperti itu, ada mis informasi. Ada yang sengaja memprovokasi warga dengan menyebut tes cepat akan dilakukan kepada semua warga di sana,” katanya.

Menurutnya, tenaga medis telah memberitahukan perihal rencana tes cepat Covid-19 itu kepada pihak keluarga PDP berinisial A itu.

Joy menegaskan, pihak keluarga PDP berinisial A itu juga bersedia menjalani tes cepat Covid-19.

Petugas memberikan dua pilihan kepada keluarga PDP itu, tes cepat digelar di balai kesehatan atau tenaga medis mendatangi rumah mereka.

“Sudah ada kesediaan dari keluarga dan keluarga memilih ke rumah tapi ternyata ada informasi yang beredar gugus tugas akan melakukan tes cepat kepada semua masyarakat di situ jadi itu yang buat mereka marah dan demo,” ungkapnya.

Joy menyayangkan penolakan yang dilakukan warga tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Disebut Terserang Virus yang Tergolong Ganas

Sederet Fakta Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Disebut Terserang Virus yang Tergolong Ganas

Regional
Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X