Sering Bolos Sekolah, 9 Siswa SMP di Gunungkidul Tidak Lulus

Kompas.com - 05/06/2020, 15:01 WIB
Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid Saat Penyerahan Bantuan Kepada Guru Terdampak Covid19 di Gedung PGRI Gunungkidul Kamis (2/4/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid Saat Penyerahan Bantuan Kepada Guru Terdampak Covid19 di Gedung PGRI Gunungkidul Kamis (2/4/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP) di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, dinyatakan tidak lulus.

"Tidak melanjutkan artinya tidak mengikuti proses kegiatan akhir. Saat Daftar Calon Tetap (DCT) keluar mereka tidak melanjutkan ujian. Sama bukan karena nilai, sebutannya mengundurkan diri," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid saat dihubungi wartawan Jumat (5/6/2020).

Dikatakan Bahron, pihaknya masih melakukan penelusuran terkait penyebab mundurnya para siswa tersebut.

Baca juga: Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Nantinya, setelah ditemukan, maka pihaknya akan melakukan pendekatan ke orangtua agar bisa menyelesaikan jenjang pendidikan.

Menurut Bahron, jika tidak melanjutkan sekolah maka yang akan rugi siswa tersebut.

Para siswa yang putus sekolah bisa melanjutkan jenjang pendidikan non formal seperti kejar paket B, yang ada di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Disdikpora.

"Kita nanti akan melakukan penelusuran mengapa mereka mengundurkan diri. Nanti diupayakan agar bisa kembali ke sekolah," ucap Bahron.

Baca juga: Cerita Penjual Gudeg di Yogyakarta Jualan Saat Pandemi, Tetap Laris karena Gunakan Face Shield

Kabid SMP Disdikpora Gunungkidul Kisworo mengatakan, dari penelusuran ke 9 siswa itu berasal dari Kecamatan Tepus, Patuk, Playen, dan Gedangsari.

Pihaknya akan melakukan pendalaman terkait alasan para siswa itu mengundurkan diri.

Jika memungkinkan, kata Kisworo, akan diajak kembali ke sekolah.

Karena pandemi corona, kelulusan menggunakan nilai raport dari siswa.

tahun ini kelulusan kelulusan menggunakan nilai raport dari siswa, karena pandemi Covid-19 tidak ada ujian nasional.

"Dari penulusuran kami, mereka itu sudah sering tidak masuk, bahkan berbulan-bulan," kata Kisworo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X