Dosen Politeknik Negeri Padang Ciptakan Aplikasi Rekam Jejak Covid-19

Kompas.com - 05/06/2020, 11:13 WIB
ilustrasi smartphone user usatoday.comilustrasi smartphone user

PADANG, KOMPAS.com - Politeknik Negeri Padang (PNP) ciptakan aplikasi rekam jejak Covid-19 untuk mengetahui perjalanan dan riwayat kontak masing-masing pengguna dengan pasien positif melalui telepon genggam.

Aplikasi ini bisa diunduh pada website rekamjejak.my.id.

Dosen Politeknik Negeri Padang, Aldo Erianda salah satu penemu aplikasi ini menyatakan melalui aplikasi ini, siapa saja yang menggunakannya akan mengetahui apakah ia pernah berinteraksi dengan pasien positif Covid-19 atau tidak.

Cara kerjanya, jika pernah melakukan kontak dengan pasien positif pengguna akan diberitahu 10 hari kemudian.

"Karena dalam waktu 10 hari tersebut pasien positif sudah dirawat oleh pihak rumah sakit atau sudah terlacak oleh pemerintah setempat," ucap Aldo ketika dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (05/06/2020).

Baca juga: Ventilator Karya ITB-Unpad Lolos Uji, Siap Diproduksi dan Dibagikan Gratis

Sistem tracing belum berjalan

Ia mengatakan, untuk bisa menjalankan aplikasi ini, pihaknya bekerja sama dengan banyak pihak baik itu rumah sakit, dinas kesehatan maupun pemerintah setempat untuk mendapatkan data akurat terkait pasien positif.

"Sayangnya hal tersebut belum terwujud. Tracing melalui aplikasi ini belum berjalan," ucap Aldo, dosen Jurusan Teknologi Informasi ini.

Saat ini aplikasi yang diluncurkan sejak April lalu ini, baru meluncurkan informasi terkait pencegahan Covid-19 dan peta sebaran Covid-19 di seluruh dunia.

Aldo berharap jika aplikasi ini terus berkembang bukan tidak mungkin, Indonesia juga memiliki aplikasi serupa yang diterapkan oleh China.

Dimana melalui aplikasi di telepon genggam, pengguna akan langsung diberitahu jika ia kontak dengan pasien positif maupun PDP yang berada dalam satu kawasan.

Baca juga: Peneliti Unpad Kembangkan Metode Kurangi Stres Akibat Corona

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X