Kompas.com - 05/06/2020, 05:33 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya melakukan rapid test di Kampung Gubeng Kertajaya IX, Kecamatan Gubeng, Surabaya, usai terdapat tiga orang dalam satu keluarga yang meninggal.

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser mengatakan, rapid test dilakukan secara serentak di sepanjang gang Gubeng Kertajaya IX.

"Ini sebagai langkah antisipasi karena ada pasangan suami istri dan salah satu anaknya yang meninggal," kata Fikser, di Balai Kota Surabaya, Kamis (4/6/2020).

Dalam pemeriksaan tes cepat ini, kata Fikser, terdapat 69 orang yang menjalani rapid test di sepanjang gang kampung Gubeng Kertajaya IX tersebut.

Baca juga: Tolak Rapid Test, Warga di Ambon Demo dan Hadang Petugas Medis

Dari hasil rapid test yang dilakukan, terdapat satu rumah yang dihuni lima orang dinyatakan reaktif.

"Mereka tinggal dalam satu rumah, ada lima orang, hasil rapid testnya reaktif. Saat ini ada yang sudah dibawa ke hotel ada yang diisolasi di rumah tersebut," ujar Fikser.

Ia memastikan, kawasan perkampungan tersebut akan menjadi prioritas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya untuk melakukan tes swab.

Hal itu dilakukan agar pihaknya mendapatkan hasil yang pasti mengenai status warga yang tinggal di Gubeng Keetajaya IX tersebut.

Dengan demikian, pihaknya dapat melakukan langkah-langkah tepat untuk menekan penyebaran Covid-19 di kawasan tersebut.

Fikser berharap, lima orang yang reaktif setelah menjalani rapid test mendapatkan hasil negatif melalui tes swab nantinya.

Namun, apabila dari lima orang yang reaktif tersebut terdapat yang positif setelah dites swab, maka pemkot akan merawat mereka di rumah sakit.

Sedangkan, apabila hasilnya positif tanpa gejala atau OTG, mereka akan diisolasi di Asrama Haji Surabaya.

"Ini langkah pemerintah kota bagaimana melakukan percepatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan kampung yang ada di sana," tutur Fikser.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu hamil meninggal dunia.

Kemudian di waktu yang hampir bersamaan, kedua orangtuanya yang tinggal serumah juga turut meninggal.

DW, anak kedua dari keluarga tersebut menceritakan, pada 26 Mei 2020, kakaknya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit PHC Surabaya.

Baca juga: Pria Ini Pukuli Tenaga Medis karena Kesal Tak Bisa Ikut Rapid Test

"Kakak saya sempat dibawa ke Rumah Sakit Puri Raharja Surabaya, sempat di-rapid test hasilnya negatif," ujar DW.

Karena belum juga sembuh ditambah mengalami sesak napas, kakaknya dibawa ke Rumah Sakit PHC Surabaya hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19, kemudian meninggal dunia.

Sementara itu, pada 29 Mei 2020, ayah dan ibunya dibawa ke Rumah Sakit Islam Surabaya dan diisolasi di satu ruang perawatan.

Esok harinya, ayah DW meninggal dunia, disusul ibunya juga meninggal dalam jangka waktu yang hampir bersamaan.

"Ayah dan ibu saya belum sempat di-swab, jadi statusnya PDP," ujar dia.

DW mengaku pasrah atas apa yang terjadi pada keluarganya karena semua merupakan takdir dari Tuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.