Kisah DW Kehilangan 3 Anggota Keluarga di Surabaya, Covid-19 Renggut Kakaknya yang Hamil, Ibu dan Ayahnya

Kompas.com - 05/06/2020, 05:30 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KOMPAS.com- Seorang ibu hamil di Surabaya, Jawa Timur positif Covid-19 dan meninggal dunia.

Dalam waktu hampir bersamaan, kedua orangtua ibu hamil tersebut juga menyusul meninggal dunia dan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Sang adik, DW menuturkan bagaimana kehilangan tiga anggota keluarganya dalam waktu singkat.

Baca juga: Kasus-kasus Warga Meninggal Mendadak Saat Pandemi, Masih Memegang Setir dan Usai Mudik dari Tangerang

Diduga berawal periksa kehamilan

Ilustrasi hamilShutterstock Ilustrasi hamil
Adik ibu hamil tersebut, DW tak tahu dari mana kakaknya tertular virus ini.

Hanya saya, kakaknya dan suami sempat memeriksakan kandungan di sebuah rumah sakit di Kecamatan Semampir, Surabaya pada pertengahan Mei.

Sakit beruntun dialami keluarga itu sepulang sang kakak memeriksakan kandungannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, suami kakaknya yang mengalami sakit.

Namun kemudian suami kakaknya sembuh, dan berganti kakaknya yang tengah hamil merasakan sakit.

Dibawa ke Rumah Sakit Puri Raharja Surabaya, kakak DW menjalani rapid test di sana.

"Sempat di rapid test hasilnya negatif," kata DW.

Baca juga: Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

 

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona
Dinyatakan positif, jantung janin tak berdetak

Penyakit kakak DW yang tengah mengandung tak kunjung sembuh. Bahkan sang kakak mengalami sesak napas.

Kakaknya, kata DW, dinyatakan positif Covid-19 pada 26 Mei 2020.

Sang kakak pun menjalani isolasi di Rumah Sakit PHC Surabaya.

Sehari setelahnya, DW mendapat kabar kakaknya harus menggunakan ventilator untuk membantu pernapasannya.

"Saat itu tim dokter memberi kabar, jantung janin kakak saya berhenti berdetak," tutur DW.

Pada tanggal 30 Mei 2020, kakaknya menjalani operasi untuk mengeluarkan janin.

Dan sehari setelahnya atau 31 Mei 2020, kakaknya meninggal dunia.

Baca juga: Sederet Cerita Jenazah Pasien Corona Nekat Dibawa Pulang hingga Dimandikan, Ada yang Menginfeksi 15 Warga

Ibu dan ayah berstatus PDP dan meninggal

Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
Tanggal 29 Mei 2020, ayah dan ibu DW yang juga mengalami sakit dirawat di Rumah Sakit Islam Surabaya.

Namun kemudian, ayah dan ibunya meninggal dunia dalam waktu yang hampir bersamaan sekitar 30 Mei 2020.

"Ayah dan ibu saya belum sempat di-swab jadi statusnya PDP," kata DW.

Meski mengaku ikhlas atas takdir Tuhan, DW meminta masyarakat tak menyepelekan Covid-19.

"Virus ini benar-benar nyata. Saya berpesan kepada semuanya agar selalu menjaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan," ucap DW.

Namun menurut keterangan Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser menjelaskan, mereka masih menunggu hasil tes swab keluarga itu.

"Dari hasil rapid test, mereka negatif dan sudah dites swab. Hanya memang belum keluar hasil swabnya dan meninggal," ujar Fikser.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor: David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.