321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Kompas.com - 05/06/2020, 04:55 WIB
Petugas medis sedang mengukur suhu tubuh dan melakukan rapid tes bagi WNI yang dideportasi dari Tawau, Malaysia menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kaltara, Rabu (3/6/2020). Dok. Humas Pemkab NunukanPetugas medis sedang mengukur suhu tubuh dan melakukan rapid tes bagi WNI yang dideportasi dari Tawau, Malaysia menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kaltara, Rabu (3/6/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sebanyak 321 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Pusat Tahanan Sementara (PTS), Tawau, Sabah, Malaysia, dideportasi ke Indonesia melalui jalur Nunukan, Kalimantan Utara.

Pemulangan tersebut sesuai dengan Surat Konsulat RI Nomor B-00134/Tawau/200601 perihal Rencana Deportasi WNI dari Pusat Tahanan Sementara Tawau melalui Nunukan.

“Sebanyak 240 WNI berasal Sulawesi, NTT, NTB dan Jawa Timur sudah dipulangkan pada Rabu 3 Juni 2020,” ungkap Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/6/2020) malam.

Baca juga: WNI dari Luar Negeri Dipersilakan Karantina Mandiri di Hotel, Tapi...

Ratusan WNI dari luar pulau Kalimantan yang tiba di Nunukan diwajibkan menjalani rapid test. Hasilnya semua non-reaktif.

Kemudian, para WNI dibawa menggunakan KM Tahlia menuju Parepare untuk dilanjutkan ke daerah masing-masing oleh pemerintah daerah setempat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, 81 orang yang berasal dari Kalimantan Utara, yakni Nunukan, Tarakan dan Tanjung Selor rencana dipulangkan, Jumat 5 Juni 2020.

“Penerapan protokol kesehatan tetap kita lakukan sama begitu tiba di Nunukan, dari cek suhu tubuh, rapid tes dan lainnya. Setelah dipastikan aman, baru mereka dipulang ke daerah asal,” terang dia.

Deportasi kali ini, kata Laura, merupakan kedua kalinya, setelah sebelumnya pada Mei sudah 111 WNI dideportasi melalui Nunukan.

Baca juga: Update: WNI Sembuh dari Covid-19 di Luar Negeri Capai 551 Orang

Dengan demikian, total WNI yang sudah dideportasi selama Covid-19 sebanyak 436 orang melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

Diketahui, para WNI tersebut menjadi tahanan di Sabah, Malaysia dan sedang menjalani hukuman karena tak memiliki dokumen perjalanan, kasus narkoba hingga jenis pelanggaran lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X