Kompas.com - 05/06/2020, 01:23 WIB
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat meninjau rapid test acak terhadap pedagang Pasar Beringharjo. Rapid test ini di lakukan di pasar-pasar tradisional di Kota Yogyakarta untuk melihat apakah sebaran Covid-19 di kota Yogyakarta sudah mereda. -Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat meninjau rapid test acak terhadap pedagang Pasar Beringharjo. Rapid test ini di lakukan di pasar-pasar tradisional di Kota Yogyakarta untuk melihat apakah sebaran Covid-19 di kota Yogyakarta sudah mereda.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan tracing berupa rapid test terhadap pedagang ikan di pasar Kranggan.

Tracing dilakukan setelah ada salah satu orang pedagang ikan keliling yang berasal dari Kabupaten Gunungkidul dinyatakan positif Covid-19.

"Kita kemarin melakukan tracing pedagang di (pasar) Kranggan," ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi usai meninjau kegiatan rapid test pedagang di Pasar Beringharjo, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Bertambah 15 Kasus, Total 20 Pedagang Pasar Perumnas Klender Positif Covid-19

Ada puluhan pedagang pasar Kranggan yang menjalani rapid test yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Mereka yang menjalani rapid test khusus pedagang ikan.

"Ada 39 pedagang khusus ikan yang kita tracing," bebernya.

Dijelaskannya, awalnya ada satu kasus positif Covid -19 di Kabupaten Gunungkidul yang berprofesi sebagai pedagang ikan keliling di pasar-pasar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pedagang ikan ini diketahui juga pernah menyuplai ikan di Pasar Kranggan.

Dari kasus tersebut, kemudian Pemerintah Kota Yogyakarta lantas melakukan tracing di Pasar Kranggan.

"Penjual ikan yang dia (menjual ikan) ke Semarang, ke mana-mana. Masuk ke (Pasar) Kranggan, ini yang kita tindaklanjuti dengan tracing,"bebernya.

Baca juga: Di Banjarmasin, Tak Pakai Masker Saat Masuk Pasar Diberi Hukuman Fisik

Dari hasil rapid test terhadap 39 pedagang ikan di Pasar Kranggan diketahui ada satu yang hasilnya reaktif. Satu pedagang yang reaktif ini bukan warga Kota Yogyakarta.

"Hasilnya satu (reaktif), itu berasal dari Sleman. Sekarang baru ditindaklanjuti oleh teman-teman di Sleman," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X