Risma Kirim Tenaga Medis untuk Wakil Wali Kota Surabaya yang Dikabarkan ODP

Kompas.com - 04/06/2020, 19:34 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengirimkan tenaga medis untuk memeriksa kondisi kesehatan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Whisnu dikabarkan berstatus orang dalam pemantauan ( ODP) dan sedang menjalani isolasi mandiri selama dua pekan mendatang.

"Untuk status ODP terkait dengan Wawali (Whisnu), Bu Wali Kota memerintahkan untuk menugaskan dokter atau petugas medis melakukan pemeriksaan kepada beliau (Whisnu)," kata Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya M Fikser, di Balai Kota Surabaya, Kamis (4/6/2020).

Fikser menuturkan, kabar bahwa Whisnu berstatus ODP diketahui usai dia menyambut kepulangan 15 warga dari lokasi karantina Covid-19 di hotel kawasan Gubeng, Sabtu (30/5/2020) lalu.

Baca juga: Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Namun, belakangan diketahui, 15 warga tersebut yang mulanya disebut negatif Covid-19, belakangan malah diketahui positif virus corona.

Fikser menuturkan, pemeriksaan penting dilakukan untuk mengetahui status Whisnu yang sebenarnya, pasca kontak erat dengan 5 warga positif Covid-19 di Kedung Turi, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari Surabaya.

Terlebih, Whisnu yang merupakan pejabat negara harus pula mendapat penanganan yang cepat.

"Nanti keputusan hasilnya seperti apa, dilihat dari hasil pemeriksaan tracing. Karena beliau adalah pejabat negara, ada mekanisme atau aturan yang harus diikuti," ujar Fikser.

Adapun mengenai kondisi kesehatan Whisnu pasca bertemu dengan 5 warga Kedung Turi yang dinyatakan positif Covid-19, Fikser belum bisa memberikan penjelasan secara rinci.

Sampai saat ini, kata dia, Whisnu masih beristirahat untuk menjaga kondisi fisiknya dan menjalani isolasi mandiri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

Regional
Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Regional
Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Regional
Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Regional
328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

Regional
Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Regional
Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Regional
Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Regional
328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

Regional
Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Regional
Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X