Jalani Rapid Test Corona, 22 Pengawas dan Kepala Sekolah di Jombang Dinyatakan Nonreaktif

Kompas.com - 04/06/2020, 17:46 WIB

JOMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 22 pengawas dan kepala sekolah asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dinyatakan nonreaktif berdasarkan rapid test virus corona baru atau Covid-19.

Mereka merupakan peserta pelantikan kepala sekolah SMK dan SMA di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada 20 Mei 2020.

Para peserta pelantikan diwajibkan mengikuti rapid test virus corona baru atau Covid-19 setelah salah satu peserta asal Kabupaten Jombang meninggal pada Senin (1/6/2020) sore.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengungkapkan, rapid test virus corona digelar pada Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

"Hasil pelacakan, mereka yang mengikuti pelantikan ada 22 orang (pengawas dan kepala sekolah). Sudah rapid test dan Alhamdulillah, hasilnya nonreaktif, semuanya," kata Mundjidah saat mengunjungi Pasar Peterongan, salah satu pasar tradisional di Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2020).

Awalnya, Mundjidah mengaku tak tahu tentang pelantikan yang digelar di Kantor BKD Jawa Timur pada dua pekan lalu itu.

Sebab, jenjang SMA dan SMK merupakan wewenang pemerintah provinsi.

Setelah mendapatkan kabar peserta yang meninggal, Pemkab Jombang langsung melacak pengawas dan kepala sekolah yang menghadiri pelantikan itu.

"Sebelumnya tidak tahu karena jenjang pendidikan SMA/SMK, itu kan ada di Propinsi. Pemkab hanya menangani jenjang pendidikan SD dan SMP. Kita tahunya ada pelantikan itu ya setelah selesai," ujar Mundjidah.

 

Umumkan penutupan Pasar Peterongan

Dalam kesempatan itu, Mundjidah juga mengunumkan penutupan Pasar Peterongan mulai Kamis (4/6/2020). Pasar tradisional di Kabupaten Jombang itu akan ditutup selama tiga hari.

Penutupan dilakukan karena sebanyak tiga pedagang di pasar tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

"Untuk sementara kita tutup dulu karena ada pedagang yang positif Covid-19. Ini untuk mencegah penyebaran," ujar dia.

Baca juga: Pengawas Sekolah Asal Jombang Meninggal, Peserta Pelantikan Kepala Sekolah di Jatim Wajib Rapid Test

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang akan melakukan sterilisasi di wilayah pasar selama tiga hari ke depan.

Pasar tersebut juga akan ditata ulang sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.