Kompas.com - 04/06/2020, 17:27 WIB
Apel pelepasan Satgas Penegakan Disiplin yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Banjarmasin, Kamis (4/6/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARApel pelepasan Satgas Penegakan Disiplin yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Banjarmasin, Kamis (4/6/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Penegakan disiplin protokol kesehatan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai diterapkan.

Untuk mengawal itu, Wali Kota Banjarmasin sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Disiplin yang dikomandoi Dandim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul.

Bagi siapa saja yang melanggar protokol kesehatan akan diberi sanksi atau hukuman sesuai bentuk pelanggarannya.

Baca juga: Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Untuk di pasar-pasar tradisional dan sarana publik, sanksi berupa hukuman fisik seperti push up akan diterapkan, terutama bagi mereka yang tidak mengenakan masker.

"Ketika memang perlu diberi tindakan disiplin maka tujuannya untuk menyadarkan masyarakat bahwa protokol kesehatan ini penting," ujar Kolonel Inf Anggara Sitompul saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2020).

Menurut Anggara, pengetatan pengawasan akan dilakukan di 58 titik di dalam Kota Banjarmasin akan melibatkan 279 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan juga Dinas Perhubungan.

Selain pasar-pasar tradisional, sarana publik dan juga rumah-rumah ibadah, personel gabungan tersebut akan melakukan patroli penegakan disiplin protokol kesehatan di rumah-rumah makan.

"Memang belum semua titik bisa kita cover, tapi nanti seperti rumah-rumah makan, itu akan kita datangi langsung dan mengintruksikan mereka untuk menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.

Baca juga: Tak Lagi Terapkan PSBB, Pemkot Banjarmasin Bentuk Satgas Kedisiplinan Dipimpin Dandim

Senada dengan Anggara, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan juga setuju jika ada sanksi fisik bagi pelanggar protokol kesehatan.

"Seperti yang dikatakan pak Dandim tadi, memang betul ada baiknya juga kalau orang-orang yang melanggar itu-itu saja, ya kita beri tindakan fisik," tegas Rachmat.

Sekedar diketahui, pembentukan Satgas Penegakan Disiplin oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sebagai upaya persiapan untuk penerapan kenormalan baru atau new normal.

Diharapkan Satgas Penegakan Disiplin mampu menyadarkan masyarakat agar angka penularan Covid-19 di Banjarmasin bisa ditekan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X