WN Arab Saudi Ditangkap karena Edarkan Ganja, Ternyata Izin Tinggalnya Kedaluwarsa

Kompas.com - 04/06/2020, 17:08 WIB
Ilustrasi narkoba ThinkstockIlustrasi narkoba

MATARAM, KOMPAS.com - Warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi berinisial AA (32) ditangkap Satresnarkoba Polresta Mataram karena diduga mengedarkan narkoba jenis ganja.

AA ditangkap di sebuah rumah kos di Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, pada Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Wakapolresta Mataram AKBP Erwin Suwondo mengatakan, pelaku menyasar wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Lombok.

"Jadi sasarannya ini pertama orang-orang asing yang berkunjung wisata ke Indonesia, khususnya di Lombok," kata Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (4/6/2020).

Erwin mengatakan, AA telah dua tahun tinggal di Lombok. WN asal Arab Saudi itu menggunakan visa wisatawan.

Setelah diperiksa, masa berlaku visa AA juga telah kedaluwarsa.

Baca juga: Karena Masalah Asmara, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA Sampai Babak Belur

Dalam penangkapan itu, polisi menggeledah kediaman pelaku dan menemukan satu kresek hitam yang berisi ganja seberat 16,08 gram dan beberapa plastik yang berisi ganja dengan berat yang bervariasi, di antaranya 0,54 gram, 0,96 gram, 1,26 gram, dan 0,98 gram.

Dari rumah tersangka, polisi juga menyita satu plastik kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat bruto 0,52 gram.

AA lalu digelandang ke Mapolres Mataram. Saat ini, polisi masih mendalami kasus peredaran narkoba itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Regional
Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Regional
Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Regional
Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Regional
Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Regional
Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

Regional
RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

Regional
Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Regional
Detik-detik 2 Petani Meninggal akibat Disengat Lebah

Detik-detik 2 Petani Meninggal akibat Disengat Lebah

Regional
Jembatan Utama Putus, Ibu Hamil Ditandu Melintasi Batang Bambu

Jembatan Utama Putus, Ibu Hamil Ditandu Melintasi Batang Bambu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 10 Juli 2020

Regional
Mendagri Minta 11 Pemkab di Papua Segera Cairkan NPHD Pilkada 2020

Mendagri Minta 11 Pemkab di Papua Segera Cairkan NPHD Pilkada 2020

Regional
Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Kabupaten Sitaro Ditutup

Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Kabupaten Sitaro Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X