Mal di Palembang Sudah Mulai Beroperasi

Kompas.com - 04/06/2020, 15:53 WIB
Wali Kota Palembang Harnojoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka persiapan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Selasa (21/4/2020). HANDOUT PEMKOT PALEMBANGWali Kota Palembang Harnojoyo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka persiapan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Selasa (21/4/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, memberikan kelonggaran dalam Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) tahap kedua.

Sebelumnya, Pemkot Palembang mengizinkan tempat ibadah untuk dibuka dan mulai digunakan oleh warga.

Kali ini, seluruh mal dan pusat perbelanjaan juga diizinkan untuk kembali beroperasi seperti biasa.

Baca juga: Korban Cabut Laporan, Youtuber Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan

Namun, seluruh mal itu hanya diperbolehkan beroperasi selama tujuh jam dalam sehari.

Waktu operasional dimulai pada pukul 12.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

Wali kota Palembang Harnojoyo mengatakan, manajemen mal serta para pengusaha diminta untuk tetap menaati aturan protokol kesehatan.

Selain itu, petugas dari jajaran TNI dan Polri juga disiagakan diseluruh mal untuk memantau langsung agar protokol kesehatan tetap dijalankan oleh pengusaha maupun konsumen.

"Nanti anggota TNI dan Polri yang berjaga itu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," kata Harno, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X