Kisah Pilu Siswa SMP Gantung Diri, Diduga Motornya Akan Dijual dan Pengakuan Ayah

Kompas.com - 04/06/2020, 12:00 WIB
Petugas kepolisian dan TNI melihat korban tewas gantung diri yang sempat dilarikan ke poliklinik di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Rabu (3/6/2020). Dok. Koramil 02/RambahPetugas kepolisian dan TNI melihat korban tewas gantung diri yang sempat dilarikan ke poliklinik di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Rabu (3/6/2020).

KOMPAS.com - Kisah pilu dialami MR (16), siswa SMP di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Diduga mengetahui ayahnya akan menjual sepeda motornya, korban nekat gantung diri di dapur menggunakan dasi sekolahnya, Rabu (3/6/2020), pukul 06.00 WIB.

"Berdasarkan keterangan sepupunya, korban gantung diri diduga karena sepeda motor Revo miliknya ingin dijual ayahnya. Pengakuan ayahnya, korban sering pulang pagi, sehingga sepeda motor mau dijual," ungkap Babinsa Koramil 02/Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Gunakan Setrum Rakitan, Warga Tangkap Buaya Senyulong 4 Meter di Jambi

Seperti diberitakan sebelumnya, jasad MR ditemukan pertama kali oleh kakak korban, Nila (24). Saat tu, Nila pulang ke rumah usai apel pagi.

Saat masuk ke dapur, Nila kaget melihat adiknya gantung diri. Nila lalu berteriak meminta tolong warga.

Setela diturunkan, korban segera dilarikan ke poliklinik perusahaan setempat.

Baca juga: Motornya Akan Dijual Ayah, Siswa SMP Gantung Diri dengan Dasi Sekolah

"Korban saat itu masih bernapas dan kakaknya berteriak minta tolong. Tak lama setelah itu tetangganya datang dan segera melepaskan korban dari gantungan," kata Dedy.

Namun, setibanya di poliklinik, nyawa anak pasangan Yanto (50) dan Sugianti (45), tak tertolong.

"Sesampainya di poliklinik nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia. Setelah itu korban dibawa ke rumah duka," sebut Dedy.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Farid Assifa)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

Regional
Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X