Sabang Digoyang 11 Gempa Susulan Usai Gempa Magnitudo 4,8 Merusak Rumah

Kompas.com - 04/06/2020, 10:59 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Setelah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4,8, Kota Sabang kembali digoyang 11 kali gempa susulan hingga pukul 09.55 WIB.

Masyarakat diimbau tetap tenang karena kekuatan gempa susulan itu semakin kecil.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan hingga pukul 09.55WIB sudah terjadi gempa bumi susulan sebanyak 11 kali dengan kekuatan terbesar 5,1 Mg, kemudian diikuti dengan kekuatan kecil mulai dari 2,5 Mg hingga 2,3 Mg," jelas Kepala Bidang BMKG, Stasiun Geofisika Mata Ie,Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Aceh, Sejumlah Rumah dan Ruko Rusak

Djati mengingatkan warga untuk tidak panik dan tetap waspada.

"Jangan mudah termakan isu dan informasi yang tidak benar, selalu berpedoman kepada informasi petugas dan yang penting waspada," ujar Djati.

Sementara itu, suasana di Kota Sabang berangsur tenang.

Joko, seorang warga Kota Atas Sabang, mengaku merasakan beberapa kali gempa susulan. '

"Namun tak lagi menimbulkan kepanikan, karena guncangannya kecil, bahkan ada warga yang tidak merasa ada gempa susulan lagi," jelasnya.

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Lombok, Tidak Berpotensi Tsunami

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang mencatat beberapa rumah dan ruko di kawasan Keunekai, Sabang, mengalami rusak ringan, namun petugas belum memastikan rincian jumlahnya karena masih melakukan pemeriksaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X