Belasan Pelajar Terlibat Balap Liar, Sembilan Unit Motor Diamankan Petugas

Kompas.com - 04/06/2020, 10:56 WIB
Polisi amankan sembilan motor dari aksi balap liar di jalanan pedukuhan Pendem, Kalurahan (desa) Sidomulyo, Kapanewon (kecamatan) Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. DOKUMENTASI HUMAS POLRESPolisi amankan sembilan motor dari aksi balap liar di jalanan pedukuhan Pendem, Kalurahan (desa) Sidomulyo, Kapanewon (kecamatan) Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Jajaran Polsek Pengasih mengamankan belasan pelajar yang terlibat balap liar di Jalan Pedukuhan Pendem, Kelurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kasubag Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry menuturkan, petugas juga mengamankan sembilan unit sepeda motor di lokasi.

"Turut diamankan pula lima pemboncengnya ada yang berusia 17, 15, 14 dan 13 tahun. Semuanya masih status pelajar," ujar Jeffry saat dibuhungi wartawan, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Cerita Bupati Hendak Tolong Korban Tabrakan Balap Liar, Bawa Ambulans tapi Ditinggal Kabur

Jeffry menuturkan, aksi balap liar yang dilakukan pelajar tersebut diketahui berdasarkan informasi dari warga.

Setibanya di lokasi, petugas menemui pelajar yang hendak melakukan balapan.

Kemudian satu per satu identitas pelajar tersebut diperiksa petugas. 

Mereka yang diamankan diketahui pelajar yang duduk di bangku SMP dan SMA.

"Hampir semua yang diamankan berasal dari kapanewon (kecamatan) sebelah, Nanggulan. Tapi dua di antaranya dari desa sekitar," ujarnya.

Baca juga: Ini Pengakuan Anggota DPRD Madiun yang Terciduk Polisi Saat Razia Balap Liar

Dia menambahkan, pelajar yang diamankan diperbolehkan pulang jika keluarga datang menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. 

"Harus diberi sanksi dengan kendaraan ditahan dan para remaja wajib dijemput orangtua biar orangtua tahu kelakuan para remaja itu tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi keluarga dan masyarakat sekitar," kata Jeffry.

Dia berharap, orangtua lebih mengawasi anaknya di tengah pandemi Covid-19.

"Sangat memprihatinkan bila benar memanfaatkan jalanan sepi di tengah pandemi untuk balap liar. Padahal sudah ada imbauan pemerintah masih saja diabaikan," pungkas Jeffry.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X