Undang-undangnya Belum Ada, Raperda Covid-19 Batal Dibahas

Kompas.com - 04/06/2020, 06:54 WIB
Gerbang masuk Pantai Pasir Padi Pangkalpinang ditutup selama pandemi Covid-19, Senin (25/5/2020). KOMPAS.com/HERU DAHNURGerbang masuk Pantai Pasir Padi Pangkalpinang ditutup selama pandemi Covid-19, Senin (25/5/2020).

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 yang diajukan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung ke DPRD batal dibahas karena tidak ada payung hukum.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan, pembahasan raperda ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Rancangannya sudah ada. Tapi karena payung hukum yang lebih tinggi belum ada jadi dinggap belum bisa," kata Fatah di kantor DPRD Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Sambut New Normal di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Raperda yang terlanjur dibuat tersebut merujuk pada surat edaran Mendagri tentang optimalisasi pencegahan Covid-19. Kapasitas surat edaran dinilai masih terlalu lemah.

Idealnya perda didasari undang-undang atau peraturan pemerintah yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Atas penundaan tersebut, pemprov, kata Abdul, akan menunggu terbitnya aturan pemerintah sebagai payung hukum yang lebih tinggi.

"Dengan adanya regulasi payung hukum maka pelaksanaan protokol bisa mengatur setiap sendi kehidupan masyarakat. Selama ini, surat edaran belum mengatur soal disiplin dan sanksi yang jelas, jadi takutnya mendahului," ujar Abdul.

Menurut Abdul, sejumlah poin dalam raperda mengatur soal penggunaan masker, physical distancing hingga sanksi bagi warga yang melanggar.

Baca juga: Pohon di Pinggir Jalan Ditebang, Walkot Pangkalpinang Mengamuk

Meskipun menunda raperda Covid-19, DPRD Kepulauan Bangka Belitung pada hari yang sama mengesahkan perubahan tata tertib DPRD.

Perubahan itu mengatur pola kerja dari semula konvensional menjadi berbasis teknologi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X