Ratusan Warga Surabaya Jalani Rapid Test dan Swab Massal di 4 Titik

Kompas.com - 03/06/2020, 21:54 WIB
Ratusan warga menjalani tes Swab gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di halaman Gelanggang Olahraga (Gelora) Pancasila, Sabtu (30/5/2020). Dok. Pemkot SurabayaRatusan warga menjalani tes Swab gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di halaman Gelanggang Olahraga (Gelora) Pancasila, Sabtu (30/5/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya melakukan rapid test dan tes swab massal kepada ratusan warga Kota Surabaya secara gratis di sejumlah wilayah pada Rabu (3/6/2020).

Tes massal digelar di empat titik yakni Kantor Kecamatan Gunung Anyar, sisi barat Masjid Agung Al Akbar, Gelanggang Remaja, dan Kantor Rayon 4 PMK Kecamatan Wiyung.

Sebuan mobil laboratorium untuk rapid test dan tes swab virus corona baru atau Covid-19 disiapkan di masing-masing lokasi.

Total empat mobil PCR tersebut merupakan bantuan dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Jadi sampai hari ini, mobil PCR dari BIN dan BNPB masih di Surabaya. Sekarang terus berlangsung rapid test dan tes swab massal di sejumlah titik," ujar Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser saat dihubungi, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Berulang Kali Cabuli Anaknya, Seorang Ayah Babak Belur Dihajar Warga

Fikser mengatakan, sebanyak 200 orang akan menjalani rapid test virus corona baru di setiap lokasi.

"Mereka yang sudah melakukan rapid test dan hasilnya reaktif, selanjutnya akan dilakukan tes swab," kata Fikser.

Menurut Fikser, ratusan orang yang menjalani tes massal merupakan orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP), dan orang dalam risiko (ODR) Covid-19.

Warga yang dinyatakan positif berdasarkan tes swab dan memiliki gejala ringan atau tanpa gejala akan ditempatkan di Hotel Asrama Haji.

Sementara pasien positif yang memiliki gejala atau penyakit penyerta akan dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19.

"Ini salah satu upaya kami untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Regional
Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Regional
Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X