Kabupaten Ngada, NTT, Masih Nihil Kasus Positif Covid-19, Ini Rahasianya

Kompas.com - 03/06/2020, 21:08 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

MAUMERE, KOMPAS.com - Kabupaten Ngada masih nihil kasus positif virus corona baru atau Covid-19 hingga Rabu (3/6/2020).

Juru bicara Satgas Covid-19 Marthinus P Langa menjelaskan, Kabupaten Ngada masih berada dalam zona hijau karena memberlakukan protokol Covid-19 secara baik dan benar.

Baca juga: Berulang Kali Cabuli Anaknya, Seorang Ayah Babak Belur Dihajar Warga

Masyarakat Kabupaten Ngada juga mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak di tempat umum.

Seluruh tempat umum di Kabupaten Ngada menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun. Petugas juga rutin menyemprotkan cairan disinifektan di tempat umum. 

Marthinus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ngada membangun 10 posko untuk memperketat pemeriksaan di wilayah perbatasan Nagekeo dan Manggarai Timur.

Seluruh warga yang melintasi wilayah perbatasan akan dicek oleh petugas, seperti dokumen perjalanan dan suhu tubuh.

"Pelaku perjalanan dari zona merah wajib kantongi surat keterangan sehat atau bebas Covid-19. Kalau yang dari zona hijau, jika suhu tubuh di atas 38 derajat celsius, kita arahkan cek kesehatan ke rumah sakit," jelas Marthinus saat dihubungi Kompas.com, Rabu malam.

Pemkab Ngada mewajibkan warga yang kembali dari zona merah Covid-19 menjalani karantina terpusat di gedung bekas Kampung Undana-Bajawa di Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat.

Warga yang menjalani karantina terpusat diperhatikan secara serius oleh tenaga medis.

"Sekarang kan banyak orang tanpa gejala (OTG). Sehingga, semua warga yang pulang dari zona merah wajib hukumnya jalani karantina terpusat," jelas Marthinus. 

Baca juga: Petugas Medis Covid-19 Dilempari Beras dan Jagung oleh Ibu-ibu di NTT, Ini Ceritanya

Kerja sama antara masyarakat, pemerintah, tenaga medis, pihak keamanan, dan relawan dari tingkat desa dan kabupaten, dinilai sukses menjaga Kabupaten Ngada di zona hijau.

"Mari kita tetap mematuhi protokol kesehatan agar daerah ini tetap zona hijau dari Covid-19," kata Marthinus. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X