Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Kompas.com - 03/06/2020, 19:57 WIB
Suasana sidang online putusan keempat terdakwa pengedar narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda Jalan M Yamin, Selasa (2/6/2020). IstimewaSuasana sidang online putusan keempat terdakwa pengedar narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda Jalan M Yamin, Selasa (2/6/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Empat pengedar narkotika jenis sabu divonis hukuman mati oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kalimantan Timur.

Putusan hakim tersebut mengabulkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, yang sebelumnya menuntut keempat terdakwa tersebut hukuman mati.

Keempat orang itu yakni Firman Kurniawan, Tanjidillah alias Tanco, Rudiansyah, dan Aryanto Saputro.

Baca juga: Diduga Manfaatkan Situasi PSBB, Pengedar Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia Diciduk Polisi

Mereka diamankan BNN Kaltim, September 2019 karena membawa sabu berat 41 kilogram dari Tarakan, Kalimantan Utara, menuju Samarinda, Kaltim.

“Iya ke-4 terdakwa dihukum mati,” ungkap Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Abdul Karim saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Sidang putusan yang dipimpin Hakim Burhanuddin didampingi Hakim Anggota Hasrawati Yunus dan Budi Santoso, membacakan putusan secara bergilir dari keempat terdakwa ini, Selasa (2/6/2020).

Dalam amar putusannya, Hakim PN Samarinda menilai empat terdakwa tersebut telah terlibat dalam peredaran narkoba dalam jumlah besar sehingga di hukum mati.

Keempatnya dikenakan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU 35/2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental Jadi yang Pertama Terima Vonis Mati dari PN Garut

Diketahui, empat pengedar itu dibekuk BNN Kaltim pada September 2019 lalu. Masing-masing memiliki peran saat membawa barang dari Tarakan, Kaltara.

Sabu dikemas dalam peti kayu berat 41 kilogram dan diantar menggunakan mobil berjenis Ford Ranger Double Cabin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X