Pelaku Serahkan Rp 1,8 Juta ke Orangtua untuk Pemakaman Sebelum Serang Mapolsek di Kalsel

Kompas.com - 03/06/2020, 16:10 WIB
Kedatangan tim inafis Polda Kalsel ke TKP (Antarakalsel/Fathur/Ist) antaranewsKedatangan tim inafis Polda Kalsel ke TKP (Antarakalsel/Fathur/Ist)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Abdul Rahman (19) pelaku penyerangan Mapolsek Daha Selatan pada Senin (1/6/2020) ternyata sempat menyerahkan uang sebesar Rp 1,8 juta kepada orangtuanya.

Uang tersebut disebutkannya sebagai biaya pemakamannya. Setelah menyerahkan uang, Rahman pamit keluar rumah

“Pelaku sebelum melakukan aksinya, pamit kepada orangtua dan memberikan uang Rp 1,8 juta untuk biaya pemakamannya. Pelaku masih bujangan,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes M Rifa’i dilansir dari banjarmasinpost.co.id, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Cerita Bripda Azmi Saat Diserang Simpatisan ISIS dengan Katana, Loncat ke Rawa Selamatkan Diri

Fakta terbaru lainnya adalah pelaku Abdul Rahman ternyata masih satu kampung dengan korban anggota polisi yang meninggal yakni Brigadir Leo Nardo Latupapau (31). Mereka sama-sama berasal dari Daha.

“Dia masih satu kampung dengan korban,” kata Rifai.

Brigadir Leo tewas setelah disabet dengan benda tajam oleh Abdul Rahman yang menyerang Mapolsek Daha Selatan pada Senin dini hari.

Mereka berdua sempat bergumul sebelum akhirnya Leo tewas di tangan Rahman.

Baca juga: Dokumen ISIS dan Surat Wasit di Tangan Pelaku Teror Polsek Daha Selatan

“Kenapa tahu ada duel dan pergumulan? Karena ada CCTV di ruang SPKT dan di lorong tengah. Tergambar jelas sebelum anggota ditebas lehernya, ada pergumulan antara pelaku dan korban,” kata Rifa’i.

Pelaku akhirnya tewas di RSUD H Hasan Basry Kandangan setelah dilumpuhkan dengan timah panas karena tidak mau menyerahkan diri.

Baca juga: Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sebuah sepeda motor, katana dengan sarungnya, satu tas pinggang berisi satu dompet berisi uang beberapa lembar, satu lembar kain seperti bendera ISIS, satu kartu identitas ISIS, dan surat wasiat yang disampaikan untuk khalayak umum.

Halaman:


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X