Karantina Mandiri karena Tertular Covid-19, Kepala Satpol PP Semarang: Semangat dan Berpikir Positif

Kompas.com - 03/06/2020, 15:04 WIB
Kepala Satpol PP Semarang Fajar Purwoto KOMPAS.com/Satpol PP Kota SemarangKepala Satpol PP Semarang Fajar Purwoto

SEMARANG, KOMPAS.com - Satu di antara tiga pejabat Pemerintah Kota Semarang yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengumumkan tiga pejabat di lingkungan Pemkot Semarang dinyatakan positif Covid-19 di antaranya Kepala Dinas, Sekretaris Camat dan Camat.

Fajar diduga tertular Covid-19 saat dirinya kerap kali berinteraksi dengan masyarakat saat bertugas melakukan patroli penertiban penanganan Covid-19 di wilayah Semarang.

Baca juga: Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Fajar saat ini sedang menjalani karantina mandiri di rumahnya dengan status orang tanpa gejala (OTG) karena kondisinya sehat.

"Saya sehat, engak usah takut. Statusnya OTG karena rentan sekali bersinggungan dengan masyarakat saat melakukan penertiban," jelas Fajar melalui siaran video yang diterima, Rabu (3/6/2020).

Saat menjalani karantina di rumah, Fajar melakukan berbagai aktivitas untuk meningkatkan imunitas agar kondisi terus membaik tentunya penerapan protokol kesehatan.

"Yang penting kita menikmati masa isolasi diri di rumah, ketemu anak dan istri, istirahat tidur yang cukup dan nyanyi-nyanyi agar jiwa dan raga merasa nyaman dan selalu bahagia," katanya.

Hanya dengan berpikir positif dan tetap semangat, kata Fajar, akan mampu menghalau Covid-19, tentunya juga menerapkan disiplin sesuai dengan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

"Yang penting semangat, jangan berpikir negatif. Kalau kita berpikir positif, Insya Allah akan mendapatkan kesembuhan," katanya.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 40, Sulsel Dianggap Sulit Terapkan New Normal

Fajar mengungkapkan seluruh anggota Satpol PP juga sudah menjalani swab test massal guna mencegah penularan Covid-19.

"Sudah dilakukan swab test kepada seluruh anggota. Mudah-mudahan dapat mencegah penularan. Pokoknya terus semangat, aku aja semangat terus," ungkapnya.

Fajar berharap dapat segera berkumpul dan kembali menjalankan tugasnya bersama tim patroli usai dirinya menjalani karantina mandiri.

"Mudah-mudahan dapat berkumpul kembali bertugas kembali dalam waktu dekat. Kuncinya tenang jangan emosi. Nek mati (kalau meninggal) dan syukur dibawa Allah SWT selalu bersama kita," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Regional
Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Regional
Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Regional
Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Regional
Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Regional
Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Regional
4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

Regional
Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

Regional
Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Regional
Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Polisi Hancurkan 563 Knalpot 'Racing'

Polisi Hancurkan 563 Knalpot "Racing"

Regional
Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Regional
6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X