Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Kompas.com - 02/06/2020, 21:24 WIB
Tampak samping laboratorium dalam truk kontainer untuk pengetesam Covid-19 hasil kerjasama Pemprov Jabar dengan Biofarma. -Tampak samping laboratorium dalam truk kontainer untuk pengetesam Covid-19 hasil kerjasama Pemprov Jabar dengan Biofarma.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar sedang menyiapkan laboratorium pemeriksaan Covid-19 dalam truk kontainer atau mobile lab fasilitas BSL 3.

Mobil lab hasil kerja sama dengan Biofarma itu rencananya akan berkeliling ke sejumlah daerah di Jabar untuk mempermudah dan mempercepat pengetesan.

"Mobil PCR lab Covid-19 BSL 3 yang paling canggih sudah diproduksi satu, minggu ini mulai beredar dengan Biofarma dan kita memesan dua lagi. Mudah-mudahan tidak ada rebutan di Jabar, nanti diatur Gugus Tugas," ujar Emil sapaan akrab Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Dalam video yang diunggah Emil di akun Instagram pribadinya, mobil lab itu memiliki sejumlah fasilitas pemeriksaan swab dan rapid tes Covid-19.

Misalnya seperti BSC, autoclave, refrigerator, PCR dan centrifuge.

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiapkan 600 mobil rapid tes untuk berkeliling mengetes di area kerumunan warga seperti pasar dan pusat perbelanjaan.

"Ada 600 mobil rapid test yang beredar melakukan sidak terhadap kerumunan, bubaran pasar, parkiran toko. Kami mengondisikan mobil puskesmas menjadi mobil tes Covid-19, sehingga kewaspadaan tidak kendur selama adaptasi kebiasaan baru," kata Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Dalam rapat koordinasi itu, Emil juga meminta Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi untuk berkampanye penggunaan masker kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Menurut Emil, sejauh ini imbauan menggunakan masker di wilayah pedesaan masih belum efektif.

"Karena dari tiga protokol kesehatan menurut ilmuan, masker paling tangguh mengurangi Covid-19. Semua yang mau buka usaha dan kegiatan wajib meminta izin surat dari Gugus Tugas ke kota/kabupaten atau provinsi yang isinya memahami dan siap menerima sanksi kalau melanggar," kata Emil.

Baca juga: Korupsi BLT Covid-19, Kepala Dusun dan Anggota BPD Ditangkap



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X