Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Kompas.com - 02/06/2020, 15:28 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

BATAM, KOMPAS.com – Jumlah pasien positif corona atau Covid-19 di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali bertambah.

Berdasarkan data yang dipublikasi pada hari ini, Selasa (2/6/2020), terdapat 12 pasien yang baru.

Sementara, jumlah pasien yang sembuh dari corona pada hari ini hanya 1 orang.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, pasien baru ini merupakan hasil tracing dari klaster jemaat gereja HOG di Batam.

Baca juga: Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Adapun 12 pasien baru terdiri atas 8 perempuan dan 4 laki-laki yang semuanya warga Batam.

“Penambahan ini semuanya dari klaster jemaat HOG Eden Park,” kata Rudi melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin malam.

Pasien pertama merupakan pasien nomor 129, laki-laki berusia 68 tahun, warga Pulau Kubung, Kecamatan Nongsa, Batam.

Pasien ini merupakan Ayah kandung dari pasien 102 di Batam.

Kemudian pasien 130, perempuan berusia 61 tahun.

“Yang bersangkutan merupakan Ibu kandung dari kasus 102 Batam,” kata Rudi.

Selanjutnya pasien 131, anak laki-laki berusia 8 tahun. Anak ini terpapar dri Ibunya yang merupakan jemaat gereja.

Baca juga: Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Berikutnya pasien 132, perempuan berusia 20 tahun, warga perumahan Sukajadi.

Selanjutnya pasien 134, perempuan berusia 44 tahun, warga perumahan Kavling Senjulung.

Pasien merupakan kakak kandung dari pasien 124 di Batam.

Kemudian pasien 135, perempuan berusia 21 tahun. Pasien ini merupakan keluarga dari pasien 123 dan pasien 124.

Selanjutnya pasien 136, perempuan berusia 45 tahun, warga perumahan Baitul Hasanah.

Pasien ini menghadiri takziah atas meninggalnya almarhum IA yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

Kemudian pasien 137, laki-laki berusia 33 tahun, warga perumahan Tiban Housing.

Pasien ini adalah pengemudi mobil jenazah dan ikut serta mengangkat jenazah IA.

Kemudian pasien 138, perempuan berusia 43 tahun, warga perumahan Nusa Jaya.

“Yang bersangkutan menghadiri takziah atas meninggalnya almarhum IA, pasien PDP yang merupakan keluarga dari pasien 101 Batam atau klaster Palm Spring,” kata Rudi.

Kemudian pasien 139, laki-laki berusia 29 tahun, warga perumahan Perum Garden Raya.

Berikutnya pasien 140, perempuan berusia 13 tahun, warga perumahan Kavling Senjulung.

Pasien ini juga terpapar dari klaster Palm Spring yang merupakan anak kandung dari pasien 134.

“Berbeda dengan kasus klaster Palm Spring lainnya, pasien 140 Batam ini dirawat di ruang isolasi RS Elisabeth Lubuk Baja,” ujar Rudi.

Terakhir adalah pasien 133, anak perempuan berusia 4 tahun, tinggal di kawasan Ruko Terowongan Sei Panas.

Pasien ini memiliki klaster yang berbeda, di mana dia diketahui terpapar Covid-19 setelah Ayahnya meninggal secara tiba-tiba.

Sebelum meninggal, Ayahnya mengalami gejala batuk, demam dan sesak napas.

Rudi mengatakan, 12 pasien tersebut kini dirawat di RS Elisabeth Lubuk Baja, RS Awal Bros Batam dan Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.

Sementara, pasien yang sembuh merupakan pasien 051 di Batam.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Regional
Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Regional
Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Regional
Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Regional
13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Regional
BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

Regional
Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Regional
Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Regional
Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Regional
Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Regional
Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Regional
Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X