Hasil Swab Jadi Syarat Pergi ke Jakarta, Warga Bengkulu Mengeluh

Kompas.com - 02/06/2020, 10:32 WIB
Petugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta. GARRY LOTULUNGPetugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta.

BENGKULU, KOMPAS.com - Surat keterangan hasil swab negatif Covid-19 menjadi syarat bepergian untuk memasuki sebuah wilayah menjadi kebutuhan penting sejak corona menerpa.

Salah satu warga Bengkulu yang memiliki kepentingan ke beberapa daerah di Indonesia mengaku kesulitan mendapatkan syarat tersebut mengingat minimnya fasilitas PCR di Provinsi Bengkulu.

"Saya bekerja di Jakarta rencana untuk kembali bekerja masuk ke Jakarta. Saya diharuskan membawa surat negatif Covid-19 dari hasil swab. Sementara alat PCR uji swab di Bengkulu hanya ada satu yang digunakan, bukan untuk kepentingan seperti saya. Di Bengkulu, PCR diprioritaskan untuk penanganan masyarakat yang terpapar Covid-19," ujar Apriansyah, salah seorang warga Bengkulu, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: 37 Tenaga Medis Bengkulu Terpapar Covid-19 Saat Istirahat dan Melepas APD

Menurut Apriansyah, di Bengkulu, alat PCR hanya tersedia di RSUD M Yunus.

Ia menyebutkan, alat itu tidak untuk digunakan kepentingan di luar penanganan masyarakat terpapar Covid-19.

"Saya jadi kebingungan, sementara dalam beberapa pekan ke depan saya harus mulai bekerja di Jakarta," keluhnya.

Heri Supandi, salah seorang pelaku usaha kopi di Bengkulu, mengaku khawatir sulit ke Jakarta karena harus dilengkapi surat bebas Covid-19 melalui swab.

"Alat PCR di Bengkulu cuma ada satu, itu untuk melayani pasien Covid-19, sementara seperti saya tidak kena Covid, namun untuk kepentingan bisnis ke Jakarta, rumah sakit belum bisa pastinya melayani kebutuhan saya sebagai syarat perjalanan, saya bingung," keluh Heri Supandi.

Heri mengatakan, informasi yang ia dapat, untuk mendapatkan hasil lab melalui swab, seseorang harus mengeluarkan uang Rp 2 juta.

"Infonya di luar Bengkulu untuk dapat swab butuh biaya Rp 2 juta. Kalau di Bengkulu tidak ada tes swab mandiri," kata Heri.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Regional
Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X