Polisi Tahan 7 Warga Pasca-bentrok di Tapanuli Selatan

Kompas.com - 02/06/2020, 06:08 WIB
AKBP Roman Smaradhana Elhaj memaparkan kronologis bentrok antarwarga dua desa/kelurahan di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan yang terjadi pada Selasa (26/5/2020) malam. Pascabentrok, polisi menetapkan sedikitnya 17 tersangka, dan sebanyak tujuh orang sudah berhasil ditangkap dan diproses secara hukum. KOMPAS.COM/ORYZA PASARIBUAKBP Roman Smaradhana Elhaj memaparkan kronologis bentrok antarwarga dua desa/kelurahan di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan yang terjadi pada Selasa (26/5/2020) malam. Pascabentrok, polisi menetapkan sedikitnya 17 tersangka, dan sebanyak tujuh orang sudah berhasil ditangkap dan diproses secara hukum.

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com - Pascabentrok antarkelompok warga Desa Huraba dan Kelurahan Pintu Padang di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan (Tapsel), Kepolisian Resor Tapsel menahan tujuh orang warga yang berasal dari Desa Huraba dan dijadikan tersangka.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan, dari sejumlah orang yang kita amankan Kamis (28/5/2020) malam, sebanyak tujuh orang warga dari Desa Huraba kita tetapkan sebagai tersangka," ungkap Kapolres AKBP Roman Smaradhana Elhaj saat menggelar konferensi pers, Jumat (29/5/2020).

Roman menjelaskan, adapun tujuh orang warga tersebut yaitu IS (21), RS (19), DCP (23), ZA (37), DSP (25), RS (48) dan RHS (19).

"Tujuh orang itu diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan, pemukulan, perusakan dan pembakaran rumah warga di Desa Pintu Padang, Batang Angkola, Tapanuli Selatan," kata Roman.

Ada 5 LP dan 17 tersangka

Roman mengatakan, pihaknya menerima laporan pengaduan warga terkait bentrok antar-kelompok itu. Pihaknya sudah menetapkan 17 tersangka.

Baca juga: Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Laporan tersebut merupakan tindak pidana pengroyokan dan pemukulan, perusakan serta pembakaran.

Roman menjelaskan, laporan pengaduan pertama berasal dari pelapor Asrul Pane (42), warga Kelurahan Pintu Padang yang melapor menjadi korban pengeroyokan dan pemukulan.

Lalu laporan pengaduan LP kedua dari Badransyah Daulay (28) yang mengaku menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan saat melerai pelapor Asrul Pane dikeroyok sekelompok warga Desa Huraba.

Selanjutnya laporan pengaduan ketiga juga dari Badransyah Daulay (28) yang mengadu rumah milik keluarganya ikut terbakar saat kejadian bentrok dan diduga dilakukan kelompok warga dari Desa Huraba.

Kemudian laporan pengaduan keempat, dari pelapor Sofyan Tanjung yang mengadu sepeda motornya juga ikut dibakar massa saat kejadian bentrok massa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Regional
Merasa Gagal Jadi TKI, Udin Malu Pulang Kampung, Nekat Kembali ke Malaysia Malah Terjaring Operasi

Merasa Gagal Jadi TKI, Udin Malu Pulang Kampung, Nekat Kembali ke Malaysia Malah Terjaring Operasi

Regional
Klaster Covid-19 di Ponpes, Ganjar Minta Ada Protokol Khusus yang Disusun Bareng Kiai

Klaster Covid-19 di Ponpes, Ganjar Minta Ada Protokol Khusus yang Disusun Bareng Kiai

Regional
Pulang dari Kondangan di Cirebon, 21 Warga Temanggung Terpapar Corona, Ini Faktanya

Pulang dari Kondangan di Cirebon, 21 Warga Temanggung Terpapar Corona, Ini Faktanya

Regional
Tangis Haru Pak Ody, Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek, Ini Akhir Kisahnya

Tangis Haru Pak Ody, Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek, Ini Akhir Kisahnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Vandalisme Mushala di Tangerang | Cerita Tepu yang Tubuhnya Kaku Seperti Kayu

[POPULER NUSANTARA] Vandalisme Mushala di Tangerang | Cerita Tepu yang Tubuhnya Kaku Seperti Kayu

Regional
Kisah di Balik Sepucuk Surat Bertulis 'Nak, Maaf, Saya Tinggalkan Kamu di Jalan...'

Kisah di Balik Sepucuk Surat Bertulis "Nak, Maaf, Saya Tinggalkan Kamu di Jalan..."

Regional
Jadi Viral, Kartu Keluarga Pembungkus Tempe Akhirnya Dibakar, Foto yang Diunggah Dihapus

Jadi Viral, Kartu Keluarga Pembungkus Tempe Akhirnya Dibakar, Foto yang Diunggah Dihapus

Regional
Dilumuri Kotoran oleh Keluarga Pasien Covid-19, Petugas Tak Melawan karena Misi Kemanusiaan

Dilumuri Kotoran oleh Keluarga Pasien Covid-19, Petugas Tak Melawan karena Misi Kemanusiaan

Regional
5 Fakta Pelaku Penyobek Al Quran dan Coret Dinding Mushala, Mahasiswa Semester 1, Ditangkap 2 Jam Setelah Dilaporkan

5 Fakta Pelaku Penyobek Al Quran dan Coret Dinding Mushala, Mahasiswa Semester 1, Ditangkap 2 Jam Setelah Dilaporkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X