Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teror di Polsek Daha Selatan, Pelaku Berusia 19 Tahun dan Temukan Bendera Hitam ISIS

Kompas.com - 02/06/2020, 06:02 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

 

Diduga terkait ISIS

Pasca-aksi teror di Mapolsek Daha Selatan, Polda Kalimantan Selatan segera melibatkan tim Densus 88 Anti Teror untuk mendalami dugaan keterlibatan pelaku dengan kelompok radikal ISIS.

Hal ini berdasar temuan sejumlah barang bukti berupa dokumen-dokumen terkait kelompok teroris tersebut, termasuk bendera hitam identitas ISIS.

"Memang benar ada dokumen ISIS. Sekarang masih kita dalami sejauh mana keterlibatan pelaku dengan kelompok itu," tutur Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i di Banjarmasin, Senin, dilansir dari Antara.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Selain itu, Rifa'i menjelaskan, Mabes Polri akan memberikan Leonardo kenaikan pangkat sebagai penghormatan atas pengorbanannya saat menjalankan tugas.

"Bapak Kapolri menaikkan pangkat setingkat lebih tinggi kepada korban dari brigadir menjadi brigadir kepala (Bripka) atas jasa dan pengabdiannya sebagai anggota Polri yang gugur saat bertugas," kata Rifa'i. 

Dirinya juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com