Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Kompas.com - 01/06/2020, 16:52 WIB
Razia masker di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (1/6/2020) DOK DESA PAGERAJIRazia masker di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (1/6/2020)

BANYUMAS, KOMPAS.com - Cara unik dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, warga khususnya pemuda yang kedapatan tidak menggunakan masker saat razia gabungan di desa, Senin (1/6/2020), dihukum menghafal Pancasila.

Kordinator Lapangan Operasi Masker Dusun III Desa Pageraji, Anwar Nur Huda mengatakan, hukuman tersebut diberikan agar para generasi muda lebih memahami dasar negara Indonesia.

"Untuk anak muda kami minta mereka menghafal Pancasila, sejauh mana mereka tahu Pancasila. Jadi yang tidak pakai masker kami hukum agar tahu simbol negara, yaitu Pancasila," kata Anwar ketika dihubungi.

Baca juga: Protokol New Normal, Penjual di Mal Wajib Pakai Masker, Face Shield, dan Sarung Tangan

Anwar mengungkapkan, dalam razia tersebut masih didapati warga yang tidak mengindahkan kewajiban penggunaan masker di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Namun, sebagian besar warga telah mematuhi dengan menggunakan masker.

"Kurangnya perhatian dari diri sendiri, ada yang beralasan lupa, karena jarak dekat dan sebagainya. Padahal kami dari pemerintah desa sudah mendistribusikan masker, setiap kepala keluarga (KK) rata-rata empat buah masker," ujar Anwar.

Kepala Desa Pageraji Sutono mengatakan, selain diminta menghafal Pancasila, pihaknya juga menyita KTP warga yang tidak menggunakan masker.

Warga diminta mengambil KTP di balai desa dan membuat surat pernyataan.

"Tujuannya untuk membuat mereka jera, KTP kami minta untuk diambil di desa, kemudian membuat surat pernyataan. Penggunaan masker ini untuk mencegah penularan Covid-19," kata Sutono.

Baca juga: Datang Ibadah Tak Pakai Masker, Umat Dilarang Masuk ke Dalam Gereja

Menurut Sutono, razia masker di desa merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Banyumas dan sosialisasi agar masyarakat taat dalam penggunaan masker.

Kegiatan razia masker di tingkat desa, kata Sutono, dibagi menjadi sembilan titik, termasuk di wilayah yang berbatasan dengan desa tetangga.

Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyumas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, disebutkan setiap orang wajib memakai masker saat beraktivitas di luar atau di dalam ruang publik.

Warga yang terbukti tidak menggunakan masker diancam denda paling banyak Rp 50.000 atau tiga bulan penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X