4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas sejak 23 Hari Lalu

Kompas.com - 01/06/2020, 10:23 WIB
Ilustrasi nelayan KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOIlustrasi nelayan

BENGKULU, KOMPAS.com - Sebanyak empat orang nelayan asal Kota Bengkulu dinyatakan menghilang sejak 23 hari lalu di perairan Bengkulu.

Keempat nelayan tersebut bernama Bahrin, Dar, Blu, dan Buyung, berangkat ke laut mencari ikan pada 10 Mei 2020 dari Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu.

Hingga saat ini, keempatnya belum ditemukan meski satuan petugas SAR telah melakukan pencarian.

Upaya pencarian mengalami sedikit masalah karena cuaca laut tak bersahabat.

"Pamit suami pergi memancing dan berangkat ke laut, sejak saat itu ia tak kembali," jelas Wati, istri Bahrin, Senin (1/6/2020).

Baca juga: Longboat Berpenumpang Dua Nelayan Hilang di Perairan Asmat-Timika

Wati mengatakan, suaminya berangkat bersama tiga rekannya menumpangi kapal dengan nama lambung Kapal Cinto Bundo 07.

Kontak terakhir Wati dengan suaminya pada tanggal 20 Mei 2020 menggunakan ponsel, tetapi setelah itu ia tak bisa menghubungi Bahrin.

Menurut Wati, kebiasaan suaminya bila mencari ikan pergi ke laut adalah paling lama 15 hari. Namun, hingga hari ini, suaminya tak kunjung pulang.

Wati sempat mendapatkan informasi bahwa ada rekan nelayan lain pada dua hari sebelum Idul Fitri sempat bertemu keempat nelayan yang hilang itu.

Nelayan tersebut mengajak Bahrin dan rekannya pulang. Namun, Bahrin menolak pulang karena tangkapan ikan banyak.

"Infonya suami saya bertahan satu hari lagi, tapi setelah itu tidak ada kabar lagi," tambah Wati.

Menurut Wati, suaminya biasa mencari ikan di sekitar Pulau Mego berdampingan dengan wilayah laut Sumatera Barat.

Baca juga: Sepekan Melaut, Tiga Nelayan Hilang di Karang Berlian Belitung Timur

Kepala Basarnas Provinsi Bengkulu Abdul Malik mengatakan, pencarian di pesisir selatan Bengkulu sudah dilakukan sejak 25 Mei 2020, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan keempat nelayan tersebut.

“Pencarian nihil, sementara kondisi cuaca laut begitu buruk saat ini,” kata Abdul Malik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Regional
Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Regional
Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Regional
Bupati Tangerang Ancam Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka

Bupati Tangerang Ancam Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Regional
Mengaku Kiai, 3 Penipu Ini Tukar Perhiasan Korban dengan Uang Logam

Mengaku Kiai, 3 Penipu Ini Tukar Perhiasan Korban dengan Uang Logam

Regional
3 Puskesmas di Kalsel Ditutup Imbas Tenaga Medis Positif Corona

3 Puskesmas di Kalsel Ditutup Imbas Tenaga Medis Positif Corona

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, 9 Warung dan Toko di Banyuwangi Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, 9 Warung dan Toko di Banyuwangi Ditutup

Regional
Riwayat Terima Banyak Tamu, Gus Kamil Positif Covid-19 dan Meninggal

Riwayat Terima Banyak Tamu, Gus Kamil Positif Covid-19 dan Meninggal

Regional
Pengusaha A yang Pesan Artis H Diperiksa, Baru Bayar DP Rp 20 Juta

Pengusaha A yang Pesan Artis H Diperiksa, Baru Bayar DP Rp 20 Juta

Regional
Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Regional
Iming-iming Cokelat Jadi Modus Pria di Kotabaru Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Iming-iming Cokelat Jadi Modus Pria di Kotabaru Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Regional
Terpengaruh Video Porno, Pria Ini Nekat Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Terpengaruh Video Porno, Pria Ini Nekat Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Regional
Detik-detik Pegawai PDAM Jatuh ke Jurang 70 Meter karena Disengat Lebah, Ditemukan Tak Bisa Berjalan

Detik-detik Pegawai PDAM Jatuh ke Jurang 70 Meter karena Disengat Lebah, Ditemukan Tak Bisa Berjalan

Regional
Tak Terima Anak Gadis Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Orangtua Lapor Polisi

Tak Terima Anak Gadis Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Orangtua Lapor Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X