Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Kompas.com - 01/06/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

TERNATE,KOMPAS.com - Hj Sulamah, istri Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, meninggal, karena positif corona berdasarkan hasil Tes Cepat Molekuler, Minggu (31/5/2020).

Kabag Humas Protokoler dan Komunikasi Pemkot Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Asis Hadad ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp Kompas.com, mengatakan, Sulamah meninggal di RSUD Ternate pada Minggu malam sekitar pukul 21.51 WIT.

Baca juga: Positif Corona, Wali Kota Tidore Kepulauan Dirawat di RSUD Ternate

Asis mengatakan, Sulama akan dimakamkan pada Senin (1/6/2020) di Kota Tidore Kepulauan.

Ditanya, apakah alamarhumah akan dimakamkan secara protokol Covid-19, Asis mengaku belum mengetahuinya.

“Kalau yang itu saya tidak bisa jawab karena yang berhak jawab dari jubir Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, pada Jumat (29/5/2020) lalu, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku Utara mengatakan, istri Wali Kota Tikep terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya betul,” kata Asis ketika ditanya soal status almarhumah yang positif.

Sementara Wali Kota Tidore juga saat ini dirawat di RSUD Chasan Boesoerie Ternate.

Baca juga: Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Dari hasil pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) RSUD Ternate pada Kamis (28/5/2020), Wali Kota Tidore Ali Ibrahim juga terkonfirmasi positif Covid-19.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X