Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Kompas.com - 31/05/2020, 20:51 WIB
Sebuah mobil Honda Jazz remuk tertabrak kereta api barang di rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020) siang. DOKUMEN POLRES GROBOGANSebuah mobil Honda Jazz remuk tertabrak kereta api barang di rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020) siang.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Sebuah mobil Honda Jazz remuk tertabrak kereta api barang di rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020) siang.

Mobil bernopol R 9092 JE yang dikemudikan oleh Sutami (40), perawat Puskesmas tersebut terseret sejauh 30 meter hingga terlempar ke sawah.

Kapolsek Panunggalan,  AKP Wibowo mengatakan, meski kondisi mobil ringsek setelah disambar kereta api, pengemudi diketahui selamat dari kecelakaan maut tersebut.

Baca juga: Hendak Shalat Jumat, 3 Penumpang Avanza Tewas Tertabrak Kereta Api

Setelah mobil terjatuh, korban keluar sendiri

Bahkan, kata dia, korban warga Kecamatan Pulokulon tersebut hanya menderita luka ringan.

"Pengemudinya bisa keluar sendiri dari kendaraannya dan kemudian ditolong warga dilarikan ke Puskesmas," kata Wibowo saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel.

Dijelaskan Wibowo, sebelum kejadian, sekitar pukul 12.00 WIB, mobil yang disopiri PNS itu terlihat berjalan dari arah selatan menuju ke utara.

Namun, ketika hendak menyeberang rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu, korban kurang waspada.

Mobil Jazz putih yang melewati rel itu tertabrak kereta api barang yang melaju dari arah barat (Semarang) ke timur (Surabaya).

Baca juga: Cerita di Balik Nenek Tewas Tertabrak Kereta di Tasikmalaya, Kehabisan Ongkos hingga Pulang Berjalan Kaki

Korban menyelonong menyeberang rel

"Korban langsung nyelonong menyeberang rel dan disaat bersamaan melaju kereta api dengan kecepatan tinggi. Kecelakaan pun tak terhindarkan. Korban kurang hati-hati dalam berkendara," kata Wibowo.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang melibatkan kereta api barang dengan nomor loko  KA2526 tersebut.

Menurutnya, lokasi kejadian berada di KM29+800 pada jalur hulu antara Panunggalan-Kradenan.

"Masinis sudah memperingatkan dengan membunyikan klakson," kata Krisbiyantoro.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang Juga Landa Bima NTB, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Banjir Bandang Juga Landa Bima NTB, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

Regional
Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Regional
Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Regional
Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Regional
Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Regional
Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Guguran Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km, Terjauh Selama Fase Erupsi

Guguran Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km, Terjauh Selama Fase Erupsi

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Ini Program Pemerintah, Ditunda karena Alasan yang Tidak Masuk Akal

Satgas Covid-19 Sumbar: Ini Program Pemerintah, Ditunda karena Alasan yang Tidak Masuk Akal

Regional
Antisipasi Adanya Penjarahan Bantuan Korban Gempa, Polisi dan TNI Akan Lakukan Pengawalan

Antisipasi Adanya Penjarahan Bantuan Korban Gempa, Polisi dan TNI Akan Lakukan Pengawalan

Regional
Fakta Video Viral Pengungsi Gempa Sulbar Diduga Jarah Bantuan, Polisi: Masih Diselidiki

Fakta Video Viral Pengungsi Gempa Sulbar Diduga Jarah Bantuan, Polisi: Masih Diselidiki

Regional
Berani Jambret Handphone Anak Pejabat Polda Riau, 1 Pelaku Ditembak, 1 Lainnya DPO

Berani Jambret Handphone Anak Pejabat Polda Riau, 1 Pelaku Ditembak, 1 Lainnya DPO

Regional
Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Kesulitan Air Bersih dan Listrik Masih Padam

Pengungsi Gempa di Majene Kesulitan Air Bersih dan Listrik Masih Padam

Regional
Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X