Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Kompas.com - 31/05/2020, 14:15 WIB
Banjir di Desa Prembun, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020). -Banjir di Desa Prembun, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Ratusan rumah di Desa Prembun, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terendam banjir sejak Sabtu (30/5/2020) malam.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Chandra mengatakan, banjir terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah setempat, sehingga menyebabkan aliran Sungai Ijo meluap.

"Hujan yang mulai kemarin malam mengakibatkan meluapnya Sungai Ijo. Total ada sekitar 265 kepala keluarga (KK) yang terdampak," kata Ady saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Baca juga: Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ady merinci, di wilayah Dusun I tercatat sebanyak 120 KK terdampak.

Kemudian di wilayah Dusun II sebanyak 85 KK; Dusun III sebanyak 85 KK; dan Dusun IV sebanyak 60 KK.

Menurut Ady, ketinggian air dari mulai sekitar 10 sentimeter hingga 50 sentimeter.

"Ketinggian air bervariasi dari semata kaki hingga selutut orang dewasa," ujar Ady.

Baca juga: Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Ady mengatakan, banjir juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Sumpiuh RT 003 RW 004, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.

Sebanyak 6 KK terdampak akibat peristiwa itu.

Menurut Ady, banjir di wilayah tersebut disebabkan tanggul Sungai Angin yang jebol. Namun banjir di wilayah tersebut telah surut pada Sabtu pagi.

Untuk mengantisipasi banjir susulan, tim gabungan dari unsur Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pramuka, Peduli, polisi dan TNI melakukan kerja bakti membuat tanggul darurat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X