Bupati Cianjur Ingatkan Warga Tidak Euforia Saat New Normal

Kompas.com - 31/05/2020, 14:02 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman murka mendengar ada lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur yang melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona saat ini. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur Herman Suherman murka mendengar ada lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur yang melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona saat ini.

CIANJUR, KOMPAS.com - Kabupaten Cianjur merupakan satu dari 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang bersiap menerapkan new normal atau norma baru di tengah pandemi Covid-19.

Pelaksana tugas Bupati Cianjur Herman Suherman menyambut gembira hal tersebut.

Cianjur yang masuk kategori dengan level 2 atau zona biru diharapkan bisa melakukan adaptasi kebiasaan baru.

"Kita akan segera siapkan perangkat hukumnya, segera untuk menerbitkan perbup (peraturan bupati)," ujar Herman kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Meski demikian, menurut Herman, Pemkab tidak ingin tergesa-gesa menerapkan new normal tersebut.

Pihaknya bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah ingin pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

"Meskipun nantinya sekolah, pusat-pusat perbelanjaan dan obyek wisata serta sektor lainnya dibuka kembali, namun tetap ada tahapan-tahapannya dan tentunya tetap dalam koridor protokol kesehatan," tutur Herman.

Untuk itu, Herman mengingatkan masyarakat Cianjur untuk tidak euforia menyambut rencana kebijakan new normal.

"Protokol kesehatan tetap dipatuhi, memakai masker, jaga jarak dan lainnya. Jangan abai," ucap Herman.

Baca juga: Muncul Klaster Baru di Batam, Pendeta dan Jemaat Positif Corona

Sementara itu, Komandan Kodim 0608/Cianjur Letkol Inf TNI Rendra Dwi Ardhani mengatakan, menjelang penerapan new normal, akan ada pengurangan penjagaan di wilayah perbatasan.

"Kita akan kendurkan penyekatan di batas-batas wilayah," kata Rendra.

Meski demikian, disiplin masyarakat terkait protokol kesehatan, terutama di ruang publik, tempat keramaian, perkantoran, tempat ibadah, pabrik dan di tempat umum lainnya akan diperketat.

"Terus akan kita ingatkan dengan pengeras suara agar masyarakat disiplin," ujar Dwi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X