Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Kompas.com - 31/05/2020, 09:10 WIB
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana tengah memperlihatkan barang bukti miras merk impor tanpa izin -Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana tengah memperlihatkan barang bukti miras merk impor tanpa izin

BANDUNG, KOMPAS.com - Polres Cimahi, Jawa Barat, mengungkap pabrik minuman keras (miras) tanpa izin di Jalan Merdeka Tagogapu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pabrik tersebut diduga memalsukan minuman keras dari berbagai merek.

Adapun tersangka yang berhasil ditangkap yakni AL (52).

Baca juga: Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Polisi mengamankan barang bukti botol miras siap edar yang dikemas dengan menggunakan botol bekas minuman dengan merek terkenal seperti Red Label, Chivas Regal, Absolut Vodka, Hennessy dan beberapa merek lainnya.

Selain itu, polisi menyita jeriken bekas kemasan alkohol metanol 96 persen, galon air mineral ukuran kecil 600 mililiter, botol soft drink ukuran 1,5 liter dan teko plastik ukuran kecil.

Kemudian, corong plastik yang dimodifikasi berbentuk saringan dan corong air.

Ada juga semprotan obat nyamuk untuk menyemprot (mengecat) tutup botol, panic, gulungan stiker botol polos (wraping), gunting, dan obeng.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan Satuan Narkoba Polres Cimahi.

"AL tertangkap tangan di rumahnya dan ditemukan alat-alat produksi minuman beralkohol dengan merek impor," kata Erlangga dalam keterangannya, Jumat (31/5/2020).

Baca juga: Polres Cianjur Tangkap Pegawai Swasta yang Hina Jokowi soal Status Kelulusan di UGM

Polisi awalnya menyamar sebagai pembeli miras.

Transaksi dilakukan dengan cara sistem tempel, di mana penjual menyimpan barang di suatu tempat, lalu memberitahu pembeli untuk mengambil barang di alamat yang sudah ditentukan penjual.

Polisi kemudian menyelidiki rumah pelaku melalui ciri-ciri yang sudah dikantongi.

Pada Jumat (29/5/2020), sekitar pukul 14.00 WIB, polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang diduga memproduksi miras.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Regional
105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

Regional
Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang 'Lebai' Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang "Lebai" Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X